LHKP PWM DIY Pelopori Gerakan “Ayo Belanja di Warung Tetangga”

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Haedar Nashir: Dalam Tubuh TNI-Polri Ada Jiwa Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi turut menhadiri silaturahim secara virtual bersama jajaran pejabat...

Memahami Pandemi Corona dengan Jurnalisme Data

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Segala hal terkait Pandemi Covid-19 menjadi suguhan setiap hari khalayak. Informasi yang bertebaran menyuguhkan ketidakpastian bagi pembacanya. Maka...

Muhammadiyah Perbolehkan Shalat Jum’at dengan Syarat

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Melihat terus terjadinya fluktuasi kasus Covid-19 di Tanah Air, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui MCCC kembali mengeluarkan tuntunan dan...

Pembukaan Kembali Masjid, Takmir Perlu Keputusan Rasional Bukan Emosional

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dalam hal pencegahan Covid-19 meski diperbolehkan untuk melaksanakan sholat...

Muhammadiyah dan Satgas Lawan Covid -19 DPR Sepakat Memberdayakan UMKM

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerima kunjungan Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI, dibawah komando Sufmi Dasco Ahmad. Rombongan...
- Advertisement -

Yogyakarta-Kesenjangan ekonomi semakin menjadikan mereka yang lemah tidak berdaya. Sebaliknya, bagi kalangan pemodal, mereka selalu menindas dengan kekuatan korporasi kapitalis. Hal inilah yang melatarbelakangi munculnya gerakan Ayo Belanja di Warung Tetangga Lembaga Hukum dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Yogyakarta (PWM DIY) baru-baru ini.

LHKP PWM DIY Pelopori Gerakan “Ayo Belanja di Warung Tetangga”

Gerakan ini dilakukan untuk menggalang kekuatan dan berkampanye dalam komunitas-komunitas yang bergerak dari akar rumput. Melalui media sosial, gerakan ini terus berkampanye secara massif menyadarkan masyarakat dan mengajak untuk kembali ke warung tradisional.

Dengan pesan moral yang santun, masyarakat disadarkan bahwa dengan berbelanja di warung tetangga akan jauh lebih murah, lebih manusiawi, lebih efektiff dan efisien, menumbuhkan ekonomi, memberdayakan masyarakat, dan ada nilai silaturahmi antar tetangga.

Selama ini orang lebih banyak memilih belanja di swalayan karena semua barang terpampang. Tapi di sana hampir tak ada interaksi kemanusiaan dan unsur silaturahmi. Sebab itu penting belanja di warung tetangga.

Sebagaimana ditulis oleh akun media sosial PCPM Wirobrajan, Membeli di warung tetangga akan menumbuhkan ekonomi keluarga itu. Kita jadi berperan bagi tegaknya ekonomi dan ketahanan sebuah keluarga. (Ribas)

1 COMMENT

  1. Gerakan Ayo Belanja di Warung tetangga suatu ide yang bagus,mari kita dukung bersama dalam rangka silaturrahim dan ikut memajukan ekonomi masyarakat sebagai bentuk kepedulian warga Muhammadiyah terhadap masyarakat dilingkungannya.ayooooo…mana warga Muhammadiyah..tunjukkan kepedulian sosialmu…ayoooo….Semoga Alloh meridloi etikad baik anda Amiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -