PDM Bantul Semakin Mantap Dalam Membina Umat

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Rektor UNMUHA: PTMA Harus Punya Branding yang Kuat

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah – Unmuha adalah salah satu perguruan tinggi yang merupakan penyumbang pemikiran pendidikan di Indonesia. Universitas Muhammadiyah Aceh memproritaskan...

Saatnya Melangkah Berjamaah

Sudah lelah kita berwacana…Sudah lelah kita berdebat……Sudah lelah kita saling bersaing antar sesama…..Sudah lelah kita saling bermain sendiri-sendiri… KINI...

Lima Poin Pernyataan PP Muhammadiyah terkait New Normal

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan pernyataan sikap terkait dengan pemberlakuan New Normal. Berbagai pemberitaan dan pernyataan Pemerintah tentang “new...

Ikhtiar Perangi Corona, MCCC Bersama Warga hingga Lembaga Mitra

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Wabah Covid-19 telah membawa dampak luas bagi kehidupan warga tidak hanya di Indonesia namun juga dunia secara umum....

Hukum Anak Melihat Aurat Ibu

Pertanyaan: Saya mau bertanya. Salah satu orang yang dapat melihat aurat perempuan adalah anaknya sendiri. Bagaimana hukum seorang anak...
- Advertisement -

Bantul–Muhammadiyah meski telah memasuki abad kedua semakin memantapkan langkah gerak dalam beramar ma’ruf nahi munkar, berkhidmat membina umat. Mengapa demikian, karena material Muhammadiyah adalah ajaran Islam, keikhlasan para pimpinan menjadikan Muahammadiyah dekat dengan umat. Kepercayaan yang diberikan umat pada Muhammadiyah tidaklah sedikit. Banyaknya tanah wakaf dari masyarakat muslim, berdirinya amal usaha Muhammadiyah baik sekolah Muhammadiyah dari SD/MI/SLB, SMP/MTS, SMA/MA, sampai Perguruan Tinggi, panti asuhan, BMT, rumah sakit, serta pondok pesantren, membuktikan bahwa Muhammadiyah telah berperan penting dalam membangun bangsa.

Demikian disampaikan Drs. H. Sahari ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul, saat membuka Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) pasca diselenggarakannya musyawarah daerah (musyda), Kamis (24/3) bertempat di gedung Dakwah Muhammadiyah  Jl. Ahmad Yani No. 31 Bantul, yang dihadiri jajaran pimpinan daerah, ketua dan anggota majelis serta ketua dan anggota lembaga.

“Rakerpim hakekatnya merupakan rangkaian panjang kelanjutan gerak langkah Muhammadiyah dan awal periode Muktamar ke-47. Kita ingin melaksanakan keputusan organisasi menjadi program kegiatan yang nyata, menyasar dan bisa dirasakan manfaatnya. Sehingga mampu membawa perubahan Bantul berkemajuan menuju masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” tegas Sahari.

Rakerpim dipimpin sekretaris PDM Arba Riksawan Qomaru, SE, serta ketua-ketua yang membidangi majelis dan lembaga, yang mengagendakan pembahasan program kerja hasil musyda untuk dijabarkan dalam kegiatan dan aksi pelayanan. Program kerja yang dibahas meliputi 12 majelis dan 7 lembaga, yakni Majelis Tabligh, Dikdasmen, Tarjih dan Tajdid, Pendidikan Kader, Pembina Kesehatan Umum, Ekonomi dan Kewirausahaan, Hukum dan HAM, Wakaf dan Kehartabendaan, Pelayanan Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, Pustaka dan Informasi, serta Majelis Lingkungan Hidup. Program kerja lembaga meliputi Pengembangan Cabang dan Ranting, Hikmah dan Kebijakan Publik, Seni Budaya dan Olahraga, Pembina dan Pemberdayaan Haji, Penanggulangan Bencana, Pembina Pengawas Keuangan, Serta Lembaga Pondok Pesantren. (JOJO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -