32 C
Yogyakarta
Senin, Juli 13, 2020

Ibu Rumah Tangga Dilatih Buat Kue Untuk Menambah Penghasilan

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Kemenag: Tidak Ada Agenda Penghapusan Bahasa Arab dan PAI Di Madrasah

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama A Umar memastikan tidak ada penghapusan mata pelajaran...

AS Berikan Sanksi pada Anggota Partai Komunis China terkait Penahanan Muslim Uighur

Suara Muhammadiyah – Amerika Serikat pada Kamis (9/7) telah memberlakukan sanksi terhadap salah seorang politisi China, Chen Quangguo, beserta tiga pejabat senior...

Disambut Haru Keluarga, UMY Umumkan Penerima Beasiswa Dokter Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mengumumkan penerima Beasiswa Dokter Muhammadiyah. Pengumuman disampaikan Rektor UMY Dr Gunawan Budiyanto, MP...

Spirit Baru Suara ‘Aisyiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rentang perjalanan yang sangat panjang Aisyiyah bersama Suara Aisyiyah telah menunjukkan jati dirinya sebagai gerakan perempuan Islam...

Idul Adha ala Muhammadiyah di Masa Pandemi Covid-19

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan Pengajian Umum via Zoom bertema “Idul Adha di Masa Pandemi Covid-19” pada 10 Juli 2020. Pengajian...
- Advertisement -

 

Trucuk– Sebanyak 50 orang warga Aisyiyah se-kecamatan Trucuk Klaten, belum lama ini telah mengikuti Pendidikan dan Latihan ( Diklat) membuat kue egg roll.

Kegiatan yang dipusatkan di gedung Dakwah Muhammadiyah AR Fachrudin oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), Majlis Ekonomi dan Ketenagakerjaan, mendapat sambutan antusias dari warga Aisyiyah. Diklat membuat kue egg roll akan dapat membantu warga Aisyiyah untuk menciptakan pekerjaan sampingan ibu-ibu.

Pelatihan membuat kue itu dibuka Ketua Majlis Ekonomi dan Ketenagakerjaan  Siti Fatimah. Dalam sambutannnya Siti mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas warga, dan sekaligus memberi bekal life skill ( keterampilan) kepada warga Aisyiyah tentang peran ibu-ibu dalam rumah tangga dalam mendampingi suami dan mendidik anak-anak. “Seorang ibu jangan hanya pandai berdandan melainkan juga pandai memasak, khususnya keterampilan home industri”, ucap Siti.

Jika produk yang dibuatnya tidak dijual, lanjut Siti, produk yang dihasilkan itu dapat dimanfaatkan sendiri. Lebih-lebih pada hari raya idul fitri. “Dari pada membeli, lebih baik membuat sendiri”, katanya..

“Harapannya, kedepan warga Aisyiyah Trucuk memiliki banyak keterampilan dan memanfaatkan keterampilan itu untuk memajukan ekonomi keluarga”, ujar Siti. (Paimin JS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles