31 C
Yogyakarta
Kamis, Juli 2, 2020

Tokoh Persis: Untung Ada Muhammadiyah

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Resmi Terima SK Pengurus, Lazismu Aceh Tenggara Tingkatkan Progres

KUTACANE, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu) menyatakan komitmennya melanjutkan pengumpulan zakat di Kute Cane, Kabupaten Aceh...

Museum Muhammadiyah Rasa Internasional

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di Abad kedua ini dakwah Muhammadiyah telah melintas batas ke berbagai penjuru dunia. Muhammadiyah hadir di lima benua...

Cara Unik Program Ketahanan Pangan Ala Lazismu Pulang Pisau

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah -  Akibat dampak pandemi Covid-19 dan kondisi ekonomi masyarakat, Lazismu Pulang Pisau besama dengan Muhammadiyah Covid-19 Command Center...

Bantuan Lengkap, MDMC Aceh Peduli Pengungsi Rohingya

LHOKSEUMAWE, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh menyerahkan bantuan kepada para pengungsi Rohingya. Bantuan diserahkan langsung...

Muhammadiyah Boarding School Makassar Cetak Generasi Berkemajuan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Unismuh Makassar kerjasama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Makassar mengelola dan membina pesantren modern diberi nama Muhammadiyah Boarding...
- Advertisement -

“Untung ada Muhammadiyah,” ungkap DR. Atif Latifulhayat, Intelektual Ormas Islam Persis (Persatuan Islam) dan dosen Universitas Padjajaran Bandung (UNPAD). Baginya, melalui penelusuran kasus kematian Siyono, Muhammadiyah mampu tampil yakin penuh percaya diri membongkar misteri yang selalu menjadikan umat Islam sebagai terdakwa. Karena, selama ini umat Islam selalu mendapatkan sorotan dan ditempatkan sebagai pihak tertuduh di tengah menghangatnya isu terrorisme dan radikalisme yang terjadi di kancah nasional maupun global.

Dalam kasus ini, kehadiran Muhammadiyah dan apa yang dilakukannya bukanlah sebagai alat tawar menawar politis, melainkan sebagai penjaga marwah umat Islam. Menurutnya, Muhammadiyah mampu memanfaatkan asumsi dan klaim publik sebagai Islam moderat secara tepat. “Muhammadiyah bak oase ditengah kering kerontangnya ruh Islam dan umat Islam,” imbuhnya.

Ia pun mengharapkan apa yang dilakukan oleh Muhammadiyah dapat ditanggapi oleh Ormas-ormas Islam lainnya. Atif turut mengungkapkan bahwa seandainya apa yang telah dilakukan Muhammadiyah didukung oleh penganut Islam moderat lain, maka upaya tersebut akan berubah menjadi gelombang yang lebih besar dan mampu memberikan dampak bagi bangsa dan negara.

“Seandainya oase yang dibawa Muhammadiyah diguyur dukungan pemilik klaim Islam moderat lainnya terutama NU, oase itu akan menjadi lautan. Ditambah dengan Ormas Islam mainstream lainnya seperti Persis, PUI, dan lainnya, maka jadilah ia lautan yang ombaknya akan menambah wibawa NKRI,” pungkasnya. (Th)

2 KOMENTAR

  1. Alhamdulillah..semoga Muhammadiyah bisa sellu mnjdi oase untuk umat islam di indonesia dan dunia..serta mampu mewujudkan RAHMATAN LIL ALAMIN..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles