PDM & PDA Kota Magelang Dilantik, Muhammadiyah Harus Bersinergi Bangun Ekonomi Umat

Magelang–Para pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang Periode 2015-2020di bawah komando H. Solichin, S.Ag telah resmi dilantik oleh Drs. H. Tafsir, M.Ag selaku ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah (30/04). Prosesi pelantikan tersebut dilaksanakan di Auditorium Kampus I Universitas Muhammadiyah Magelang yang terletak di Jalan Tidar 21 Kota Magelang. H. Solichin, SAg mengajak kepada seluruh warga Muhammadiyah Kota Magelang untuk kembali menghidupkan dakwah akar rumput. Melalui Masjid dan Mushola yang dikelola Muhammadiyah maka dakwah berbasis masjid akan melahirkan sebuah kesolitan warga Muhammadiyah yang terstruktur dari ranting hingga daerah.

Dalam sambutan akhir jabatannya, Drs. H. Djam’an Muhyiddin selaku ketua PDM periode lama berpesan pada pengurus PDM Kota Magelang yang baru bahwa ada 3 (tiga) hal penting yang harus diperhatikan dalam memutar roda organisasi yaitu pemimpin, anggota, dan kader. Kepemimpinan yang hebat tidak hanya berhasil dalam menggerakkan roda organisasi namun mampu melahirkan sebuah kaderisasi.

Ketua PDM terpilih H. Sloichin, SAg dalam pidato iftitahnya mengatakan, “Kepengurusan PDM baru ini harus segera bekerja dan melanjutkan kepemimpinan untuk menuju Muhammadiyah Kota Magelang yang berkemajuan.” Hal ini senada dengan tema besar Muktamar 47 yang diturunkan sampai pada tingkat daerah. Dalam konteks ini berkemajuan di segala bidang yaitu dakwah, pendidikan, sosial kemasyarakatan dan sebagainya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Magelang dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “Muhammadiyah sebagai organisasi besar diharapkan mampu bersinergi dengan Pemerintah Kota Magelang untuk mewujudkan program-program Kota Magelang sehingga mampu membangun kolaborasi yang ideal.” Ia pun menyampaikan untuk selalu ikut memajukan kota tercinta ini.

Bahkan ditengah-tengah ratusan warga Muhammadiyah Kota Magelang Ketua PWM Jawa Tengah Drs. H. Tafsir, M.Ag mengatakan bahwa Muhammadiyah adalah gerakan tajdid atau pembaharuan. Maka sudah saatnya Muhammadiyah memperlebar sayap dakwahnya yang tidak hanya dalam konteks pendidikan dan kesehatan. Namun ummat saat ini membutuhkan gerakan tajdid ekonomi.

Gerakan dakwah komunitas PP Muhammadiyah yaitu Komunitas Saudagar Muhammadiyah yang beberapa waktu lalu telah dilaunching setidaknya mampu memberikan aroma sedap bagi Muhammadiyah untuk sedikit meninggikan tensinya dalam bidang ekonomi. Dakwah komunitas tersebut sedikit banyak memberikan motivasi pada warga Muhammadiyah untuk mengubah pandangan dakwah yang tidak hanya fokus dalam pendidikan dan kesehatan saja. “Jika Kyai Dahlan mampu mengejawantahkan spirit Al Ma’un maka Muhammadiyah harus mampu membedah sepirit-sepirit ayat-ayat Tuhan yang lain. Salah satu gerakan dakwah ekonmi adalah membangun sinergi dengan pemerintah dalam memajukan perekonomian Kota Magelang dan melebar dalam kontek kebangsaan,” tandasnya. (Fury Fariansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here