Prof Adiningsih: Hadapi Persaingan Ekonomi Global, Masyarakat Perlu Tingkatkan Kualitas Diri

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Haedar Nashir: Dalam Tubuh TNI-Polri Ada Jiwa Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi turut menhadiri silaturahim secara virtual bersama jajaran pejabat...

Memahami Pandemi Corona dengan Jurnalisme Data

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Segala hal terkait Pandemi Covid-19 menjadi suguhan setiap hari khalayak. Informasi yang bertebaran menyuguhkan ketidakpastian bagi pembacanya. Maka...

Muhammadiyah Perbolehkan Shalat Jum’at dengan Syarat

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Melihat terus terjadinya fluktuasi kasus Covid-19 di Tanah Air, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui MCCC kembali mengeluarkan tuntunan dan...

Pembukaan Kembali Masjid, Takmir Perlu Keputusan Rasional Bukan Emosional

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dalam hal pencegahan Covid-19 meski diperbolehkan untuk melaksanakan sholat...

Muhammadiyah dan Satgas Lawan Covid -19 DPR Sepakat Memberdayakan UMKM

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerima kunjungan Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI, dibawah komando Sufmi Dasco Ahmad. Rombongan...
- Advertisement -

YOGYAKARTA. suaramuhammadiyah.com Era persaingan ekonomi global saat ini, Indonesia harus memacu kapasitas ekonomi dalam negeri untuk dapat bersaing dengan negara-negara lainnya. Namun sebelum memajukan sektor ekonominya, pertama-tama masyarakat Indonesia perlu meningkatkan kualitas individu insan Indonesia terlebih dahulu.

Prof. Dr. Sri Adiningsih, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden menyampaikan  hali ini dalam sesi Ekonomi Berkemajuan dengan tema Menggerakkan Ekonomi Bangsa yang Berdaya Saing, di UMY Selasa (24/05). Meskipun jumlah pengangguran di Indonesia sudah menurun, tetapi belum membantu banyak dalam memajukan sektor ekonomi di Indonesia.

“Dalam beberapa tahun ini Indonesia berada di posisi tengah dimana kita tidak mengalami kemajuan, tetapi tidak pula mengalami kemunduran. Salah satu penyebab hal ini adalah karena 60% masyarakat Indonesia hanya merupakan lulusan SD sampai SMP saja. Maka bagaimana Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara lain kalau hal tersebut terus berlanjut,” tegas Adiningsih.

Adiningsih juga mengapresiasi Muhammadiyah yang telah melakukan program-program dalam bidang kesehatan dan pendidikan guna membantu pemerintah untuk menjalankan program meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia. “Muhammadiyah telah berfokus menjadikan manusia sebagai pilar penting seperti dalam sektor  pendidikan,” tutur Adiningsih.

Meskipun demikian, ada dua faktor lain penting untuk memajukan sektor ekonomi di Indonesia. Faktor pertama setelah meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia adalah meningkatkan daya saing Internasional dan faktor kedua meningkatkan produktifitas nasional.

“Kita perlu meningkatkan produktifitas rakyat. Kita tidak mungkin bersaing di ranah Internasional kalau produk yang kita konsumsi masih produk-produk asing. Jadi rakyat harus kita dorong untuk lebih produktif,” jelas dosen fakultas Ekonomi UGM tersebut. Sedangkan faktor yang ketiga adalah meningkatkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan ekonomi strategis. (nis/le)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -