smamda
Editorial Sajian Utama

KHA Dahlan Memilih Langkah Evolusi

Metode yang digunakan Kiai Dahlan dalam menetapkan pendapat masih sebatas bersumber Qur’an dan Hadits. Mungkin juga menggunakan akal. Tapi belum seluas dan sedalam seka­rang. Sedangkan Tarjih sekarang menggunakan peran akal da­lam memahami ajaran Islam yang memang sangat luas ini.

Selain itu, perkembangan ilmu masa Kiai Dahlan juga belum seluas dan secepat hari ini. “Dulu Qur’an dan Hadits masih ditafsirkan secara bahasa saja, dengan sejarah Nabi sebagai penjelasnya. Namun sekarang ada banyak faktor yang dipertim­bangkan Tarjih dalam menafsirkan Qur’an dan Hadits,” tambah­nya.

“Saya rasa perbedaan fiqih sangat wajar terjadi. Apalagi perbedaan itu antar zaman. Dalam satu zaman saja memungkinkan perbedaan itu muncul karena adanya perbedaan bahasa, budaya dan adat,” kata Pak Syukri AR  (Bahan gsh dan tof. Tulisan tof) suara muhammadiyah nomor 5 tahun 2014.

2 Komentar

Klik disini untuk memberikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *