25 C
Yogyakarta
Sabtu, September 26, 2020

Dewi Masithoh Aktivis Nasyiatul ‘Aisyiyah Kauman Meninggal Dunia

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Para Tokoh Meminta Pilkada Ditunda

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan agenda yang sangat penting dalam percaturan kepemimpinan di tingkat daerah maupun nasional. Selain...

Duta SMK Mutu Tegal Terima Beasiswa

TEGAL, Suara Muhammadiyah - SMK Muhammadiyah 1 (Mutu) Kota Tegal memberikan beasiswa berupa penggratisan Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) kepada 15 siswa yang...

Halaqah Alim Ulama: Menghadirkan Wasathiyah Islam untuk Perdamaian

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ibroh merupakan pelajaran pokok dalam Islam yang dapat diambil dengan cara menggali subtansi inti yang terdapat pada sebuah...

“Makmum” Muhammadiyah, NU Juga Tunda Muktamar

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU akan ditunda hingga akhir tahun 2021. Penundaan forum...

Baitul Arqam UMTS Digelar Daring, Perpanjang Penerimaan Mahasiswa

PADANGSIDEMPUAN,  Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menggelar kegiatan Baitul Arqam.  Kegiatan pengkaderan yang diikuti 637 mahasiswa itu berlangsung 22-24...
- Advertisement -

 

YOGYAKARTA, suaramuhammadiyah.id,- Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, kabar duka datang dari Kauman Yogtakarta. Dewi Masithoh, aktivis Nasyiatul ‘Aisyiyah Kauman meninggal dunia dalam usia 25 tahun.

Almarhumah meninggal Senin (11 Juli 2016)  akibat kecelakaan mobil di jalur Pantura Tuban, Jawa Timur dan telah dimakamkan Selasa (12/7) malam.  Bagus, adik Dewi, yang  juga berada dalam mobil yang sama mengalami luka berat.

Dewi dan Budi, kakak beradik ini merupakan anak yatim piatu. Sang ibunda meninggal dunia tatkala Dewi masih kelas 1 SMP. Selang 27 hari kemudian, sang ayah juga meninggal dunia. Ketika ditawari untuk menikah, Dewi menyatakan ia ingin fokus membiayai kuliah adiknya.

Dewi  lulus kuliah pada tahun 2011 dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jurusan Manajemen dan memilih berwiraswasta. Sang adik, Bagus Muhammad Ikhsan yang juga menuntut ilmu di universitas dan jurusan yang sama dengan Dewi kini tengah menunggu wisuda.

Gadis yang berwirausaha konveksi untuk menafkahi dan membiayai kuliah adiknya itu pernah menginfakkan motornya demi Palestina. “Semoga Allah anugerahkan ia husnul khatimah,” doa Budi Setiawan, sesepuh Kauman yang juga Ketua LPB PP Muhammadiyah (le).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles