30.6 C
Yogyakarta
Kamis, Oktober 1, 2020

Kunjungi Suara Muhammadiyah, IPM SMK Muhammadiyah Kajen Beberkan Banyak Prestasi

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Menguji Kualitas Pilkada dengan Protokol Kesehatan, Apakah Cukup?

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Semenjak kasus pertama Covid-19 diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada awal bulan Maret 2020, banyak hal yang sebenarnya...

Berhasil Lampaui Target, LLHPB ‘Aisyiyah Persiapkan Keberlanjutan Program

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menjelang pengakhiran program “Membangun Kelentingan Keluarga dan Komunitas dalam Menghadapi Masa Pandemi Covid-19”, LLHPB PP Aisyiyah mempersiapkan Exit...

Farmasi UMP Juara Nasional Karya Tulis Ilmiah

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Tim Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil meraih juarai Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTI) BRM FMIPA...

Upaya UMMAT Gelar Wisuda di Masa Pandemi

MATARAM, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar wisuda luring (langsung), untuk angkatan 48 dan 49, Diploma dan Strata-1 (S-1). Wisudah...

Ormas Kegamaan Punya Peran Signifikan Menanggulangi Covid-19

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Diklat dan Litbang Kemenag RI bekerjasama dengan Al-Wasat...
- Advertisement -

YOGYAKARTA.suaramuhammadiyah.id-Rombongan perwakilan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Kajen Pekalongan melakukan kunjungan ke redaksi Suara Muhammadiyah, Sabtu (20/8) siang. Dalam kunjungannya ke beberapa situs sejarah di ibukota Muhammadiyah, rombongan yang berjumlah 25 orang itu didampingi Wakil Kepala Bidang Ketenagakerjaan SMK Muhammadiyah Kajen Pekalongan Sutono.

Menurut Sutono, para pengurus IPM sangat antusias untuk bisa mengunjungi Yogyakarta yang menyimpan banyak sejarah, terutama majalah Suara Muhammadiyah yang sudah berusia lebih dari 1 abad, di saat banyak media cetak lainnya terpaksa harus gulung tikar di tengah jalan.

Sutono menyampaikan bahwa sekolah yang berdiri sejak 2002 itu telah menjadi sekolah favorit dengan jumlah siswa mencapai 1480 siswa. Berbagai prestasi terus ditorehkan oleh sekolah ini, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional. Di antaranya lomba LKS dan elektro.

Prestasi membanggakan dari IPM SMK Muhammadiyah Kajen salah satunya adalah dalam hal penghimpunan dana social yang mencapai 9 juta per minggu. Setiap harinya para siswa diharuskan untuk berinfaq sebagai media pembiasaan. Dana yang terkumpul nantinya difgunakan untuk kegiatan social, bantuan SPP bagi siswa kurang mampu, hingga untuk disalurkan bagi masjid-masjid di sekitar yang mengajukan proposal rehabilitasi masjid.

Sutono menyatakan bahwa dana yang dikelola oleh pengurus para siswa yang tergabung dalam wadah IPM mencapai ratusan juta rupiah. Dalam pelaksanaan idul adha tahun ini, SMK Muhammadiyah Kajen juga akan menyalurkan 8 sapi qurban untuk beberapa desa yang mebutuhkan.

Dalam keseharian, para pengurus IPM yang laki-laki diharuskan untuk tinggal di masjid sekolah yang dikemas menyerupai pesantren. Mereka memiliki kegiatan menghafal al-Quran, belajar agama, dan belajar hidup mandiri. Sehingga selain prestasi akademik, religiusitas para siswa tetap terjaga.

Sebagai penghargaan atas prestasinya itu, SMK Muhammadiyah Kajen Pekalongan mendapat beberapa beasiswa dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), para alumni IPM. Ada juga yang diterima bekerja di Panasonic, ToA, Thailand dan perusahaan di Jepang.

Para perwakilan siswa dan guru SMK Muhammadiyah Kajen ini diterima oleh redaksi Suara Muhammadiyah Mustofa W Hasyem dan M Ridha Basri. Mustofa sangat mengapresiasi keberadaan sekolah SMK yang sangat maju dan kreatif ini, terutama dalam aspek pengabdian dari para siswa IPM ke masyarakat. Selain itu, lanjut Mustofa, Suara Muhammadiyah siap bekerjasama dengan SMK Muhammadiyah Kajen terutama dalam bidang pelatihan jurnalistik (Ribas).

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles