smamda
Dinamika persyarikatan

Warga Persyarikatan Harus Bangun Integritas

Shilaturrahim PCM Binjai Timur

BINJAI, suaramuhammadiyah.idKeluarga besar Muhammadiyah se-cabang Binjai Timur melaksanakan pengajian pertama dalam kepemimpinan periode 2015-2020.

Ketua PCM Binjai Timur Drs Khalidin Musa dalam sambutannya mengawali acara pengajian dan silaturahim tersebut menyatakan bahwa kegiatan ini penting meskipun bukan di bulan syawal. Kedepan, silaturrahim dan pengajian ini dilaksanakan tiap bulan.

Acara ini dihadiri keluarga besar Muhammadiyah se cabang Binjai Timur termasuk organisasi otonom seperti Aisyiyah, Naisyatul Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, IPM dan undangan lainnya.

Acara yang digelar di komplek perguruan Muhammadiyah Binjai Timur (SD Muhammadiyah 02 dan SMP Muhammadiyah 56 Binjai) ini dimeriahkan juga dengan bazaar buku Toko Daerah Suara Muhammadiyah Binjai pimpinan Drs Fuad.

Tausiyah pengajian disampaikan oleh Dr H Muhammad Ya’kub Amin MA yang antara lain mengulas Surat As Shaf, yang mengingatkan perlunya sebagai umat islam, khususnya warga persyarikatan memiliki integritas. Kesamaan ucapan atau ungkapan dengan prilaku atau dengan kata lain, perlunya kita memiliki sifat Jujur.

“Kejujuran akan melahirkan ketenangan dan kedamaian. Apa yang terjadi saat ini, yang menimpa bangsa ini, adalah akibat ketidak jujuran para pemegang amanat. Karena itulah sebagai pengikut Muhammad kejujuran harus nomor satu. Muhammadiyah sebagai organisasi islam terbesar juga memiliki tantangan. Tantangan bisa dari luar (eksternal), maupun dari dalam (internal) seperti kisah yang dialami Khalifah Umar ibnu Khatab,” ulasnya.

Dalam acara GAS (Gerakan Amal Shaleh), pengumpulan infak yang dipandu Muhammad Rasyid Ridha berhasil menghimpun dana lebih satu juta rupiah.

Sementara bazar produk toko daerah suara muhammadiyah cabang Binjai berhasil melakukan penjualan beberapa produk seperti HPT, Tanya Jawab, Cara Sholat menurut Rasulullah dan lain lain. Acara pengajian shilaturrahim diakhiri dengan shalat zhuhur berjemaah (Fuad).

Tambah Komentar

Klik disini untuk memberikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *