Olimpiade Budaya Jawa - OBJ (Dok SM)
Olimpiade Budaya Jawa - OBJ (Dok SM)
Berita Dinamika persyarikatan

Pawai Ta’aruf Budaya Diikuti 107 Kontingen

YOGYAKARTA, suaramuhammadiyah.id— Pawai ta’aruf budaya Jawa dalam rangka mengawali pagelaran Olimpiade Budaya Jawa (OBJ) berjalan sukses dan menghibur masyarkat Jogja. Pawai itu diikuti 107 kontingen yang berasal dari amal usaha pendidikan se-DIY.
Pawai yang mengambil start dari balaikota Jogja itu, dilepas langsung oleh Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Sabtu (10/9). Dari balaikota, arak-arakan itu berjalan menuju Alun-alun Utara Jogja melintasi jalan utama kota.
Sepanjang jalan yang dilalui kontingen pawai itu, masyarakat berjubel dan berdesak-desakan menyaksikan kemeriahan dan kreativitas yang dipamerkan seluruh peserta. Diantara arak-arakan pawai itu ada rombongan penunggang kuda, pasukan bendera merah putih dan ortom Muhammadiyah, penampilan drum band, tokoh-tokoh wayang, dan pakaian adat Jawa beserta hasil buminya. Bahkan ada peserta pawai yang sengaja membagi-bagikan hasil bumi, seperti kacang tanah, jagung, ketela, singkong, dan jajanan pasar kepada masyarakat yang menyaksikan pawai siang itu.
Afnan Hadi Kusumo Anggota DPD RI perwakilan DIY yang hadir pada acara tersebut sangat mengapresiasi kegiatan OBJ. Menurutnya ini adalah langkah cerdas Muhammadiyah dalam melestarikan budaya sekaligus menjawab peranya sebagai bagian dari 4 pilar keistemewaan Jogja. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga tiap tahunya terus ada,” ucapnya
Afnan menambahkan, Muhammdiyah sejak berdirinya sangat peduli budaya, lihat Kiyai Dahlan yang pandai bermain biola, lihat pula sekolah Muhammadiyah yang cukup baik ektra drum band-nya. Kegiatan ini, sambungnya, merupakan langkah awal Muhammdiyah DIY untuk mengakses Dana Keistemewaan (Danais) yang 80% dialokasikan untuk kelestarian budaya, dan sejauh ini Muhammadiyah jarang mengaksesnya. “Saya siap mengawal dan mendorong Muhammadiyah untuk memaksimalkan akses Danais ini,” kata Afnan. (gsh)

Tambah Komentar

Klik disini untuk memberikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *