33 C
Yogyakarta
Sabtu, September 19, 2020

Lima Tahun, MPKU Muhammadiyah Targetkan 1000 Klinik Kesehatan

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Wejangan Ketua PDM Gunung Kidul dalam Pembinaan Ideologi Muhammadiyah

GUNUNG KIDUL, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunungkidul melakukan Pembinaan Ideologi Muhammadiyah di PCM Girisubo. Drs. H. Sadmonodadi, MA. Ketua PDM...

MDMC Respon Banjir Kalteng di Tengah Pandemi

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah -  Intensitas curah hujan yang cukup tinggi di Kalimamtan Tengah minggu ini dan luapan sungai sungai berdampak banjir   di...

Kolaborasi HW Masa Pandemi Latgab Virtual

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Pandu Madrasah Aliyah Muhammadiyah 8 Takerharjo Solokuro sungguh mapan. Jumat, 18 September 2020 di Laboratorium komputer MAM 8...

Deklarasi Millenial Peserta Masta IMM UMP Bersama Berbagai Tokoh

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Ribuan mahasiswa Masa Ta’aruf (Masta) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah melakukan...

Ihyaul Ulum Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Baru UMM

MALANG, Suara Muhammadiyah - Kita sekarang hidup pada era dimana perusahaan taksi terbesar di dunia, tidak memiliki satupun armada taksi (uber, grab,...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi PKU dan Pelayanan Sosial, Agus Taufiqurrahman menyatakan bahwa Majelis Penolong Kesengsaraan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah memiliki program unggulan untuk mendirikan 1000 klinik kesehatan di seluruh Indonesia.

Menurut Agus, dalam rangka mewujudkan program ini, Muhammadiyah akan melakukan kerjasama dengan BPJS. “Sekarang jika tidak bekerjasama dengan BPJS maka akan tersingkir dalam pelayanan kesehatan,” kata Agus dalam acara Konsolidasi Nasional Muhammadiyah di Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Jumat (18/11).

Agus berharap, Amal Usaha Muhammadiyah bidang kesehatan bisa tumbuh secara massif. Tidak hanya diinisiasi oleh PCM, PDM, PWM. Namun juga bisa diinisiasi oleh Rumah Sakit PKU. “RS melahirkan amal usaha kesehatan baru,” kata Agus.

RS tersebut mendirikan dan membina amal usaha baru hingga AUM yang baru benar-benar siap dan mandiri. Setelah itu, baru kemudian dilepas dan menjadi berdiri sendiri. Hal ini, kata Agus, dimaksudkan supaya amal usaha yang sudah besar bisa menjadi mitra dan berkonstribusi membantu amal usaha lainnya. Demikian seharusnya diakukan oleh sekolah dan universitas Muhammadiyah.

Sekolah yang memiliki murid yang banyak, kata Agus, juga bisa mendirikan klinik kesehatan. Demikian juga dengan PTM. Sehingga klinik kesehatan bisa lahir di tempat-tempat strategis. “Mendirikan AUM kesehatan itu tidak rumit,” tutur Agus.

Selain itu, MPKU juga akan memperkokoh RS yang sudah ada agar mencapai akreditasi yang paripurna. RS ini ditargetkan menjadi RS yang unggul dan islami. Menurut Agus, saat ini Muhammadiyah sedang melakukan kaderisasi di AUM. “Semangat lahirnya AUM menjadi dakwah besar Muhammadiyah itu sendiri,” katanya (Ribas).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles