25 C
Yogyakarta
Sabtu, September 26, 2020

MI Muhammadiyah Bener Peduli Rohingya

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Terobosan UMP Wisuda Daring di Masa Pandemi

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah membuat terobosan baru dalam pelaksanaan wisuda secara daring. Terobosan yang menjadi...

Para Tokoh Meminta Pilkada Ditunda

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan agenda yang sangat penting dalam percaturan kepemimpinan di tingkat daerah maupun nasional. Selain...

Duta SMK Mutu Tegal Terima Beasiswa

TEGAL, Suara Muhammadiyah - SMK Muhammadiyah 1 (Mutu) Kota Tegal memberikan beasiswa berupa penggratisan Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) kepada 15 siswa yang...

Halaqah Alim Ulama: Menghadirkan Wasathiyah Islam untuk Perdamaian

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ibroh merupakan pelajaran pokok dalam Islam yang dapat diambil dengan cara menggali subtansi inti yang terdapat pada sebuah...

“Makmum” Muhammadiyah, NU Juga Tunda Muktamar

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU akan ditunda hingga akhir tahun 2021. Penundaan forum...
- Advertisement -

WONOSOBO, Suara Muhammadiyah Guna meringankan beban yang diderita pengungsi Rohingya, para siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Bener Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo menggelar aksi keprihatinan dan penggalangan dana. Aksi kepedulian sosial itu dilaksanakan pada Hari Rabu, 14 Desember 2016 di Halaman Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Bener. Kegiatan siswa yang didampingi para guru melibatkan semua civitas akademika di sekolah tersebut.

Para siswa dengan riang gembira membawa kotak yang diedarkan kepada semua siswa, guru, karyawan dan penyuplai makanan di kantin madrasah. Gerakan yang dilakukan para siswa ini disambut baik, sehingga berjalan lancar dan kotak bantuan dalam waktu yang relatif singkat sudah terisi. Bantuan tidak dibatasi, sehingga semuanya bisa berpartisipasi sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing.

“Kami sangat mendukung kegiatan para siswa ini dan alhamdulillah semuanya bisa berpartisipasi. Karena sifatnya sukarela, para siswa atau guru memberi sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang banyak ada yang sedikit. Tetapi kami tidak melihat sedikit dan banyaknya, karena yang penting kita memiliki kepedualian kepada sesama manusia yang sedang menderita,” kata Kepala MI Muhammadiyah Bener, Sariman, SPdI di sela-sela kegiatan.

Menurut Sariman, kegiatan ini sangat produktif. Tidak hanya bermanfaat bagi korban pengungsi Rohingya yang akan dibantu, tetapi juga bagi para siswa sendiri. Pasalnya dengan mengadakan kegiatan tersebut siswa dilatih memiliki kepedulian sosial.penyerahan-dana-bantuan-kepada-manager-lazismu-wonosobo

“Adapun tujuan dari kegiatan tersebut adalah mendidik sejak dini akan pentingnya kepedulian antar sesama. Kata kemanusiaan jangan hanya di pidatokan tapi benar-benar dibuktikan dengan amal nyata. Siswa perlu dilatih agar bisa melakukan gerakan nyata, jadi tidak hanya sekedar ceramah atau pidato,” ujarnya didampingi para siswa.

Selain itu, melalui kegiatan ini siswa juga belajar berorganisasi. Dimana siswa belajar untuk berkoordinasi dengan sesama siswa dalam rangka mempersiapkan kegiatan hingga pelaksanaan. Dalam pengumpulan bantuan ini siswa juga belajar berinteraksi dengan sesama siswa, dengan guru, karyawan dan penjaga kantin.

“Jadi banyak manfaat dari kegiatan ini. Semoga kegiatan ini bisa membentuk karakter anak-anak yang peduli dengan sesama,” lanjutnya.

Selanjutnya dana yang sudah terkumpul akan disalurkan melalui Lazismu Wonosobo untuk diserahkan kepada para pengungsi Rohingya (Sariman).

- Advertisement -

1 KOMENTAR

  1. Segenap kekuatan Muhammadiyah perlu digalang untuk membantu muslim Rohingya…. misal ada 10 juta warga Muhammadiyah dikalikan 100 ribu maka akan terkumpul 1 trilyun rupiah….ayo gelorakan ke seluruh negeri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles