31.1 C
Yogyakarta
Senin, September 28, 2020

Sekolah Muhammadiyah Fokus Peningkatan Kualitas Karakter

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Mataf UMY, Haedar Nashir: Jadilah Cendekiawan Berintegritas

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar kegiatan Masa Ta’aruf (Mataf) sebagai agenda yang wajib diikuti oleh para mahasiswa baru...

‘Aisyiyah Bangunjiwo Barat Gelar Cek Kesehatan Gratis

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunjiwo Barat pada Ahad, 27 September 2020 membersamai ibu-ibu Pimpinan Ranting 'Aisyiyah (PRA)...

Pengkajian PDM Solok Bangkitkan Ghirah Bermuhammadiyah

SOLOK, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Solok melakukan pengkajian Muhammadiyah bagi PCM/PCA, organisasi otonom dan Amal Usaha, di MtsM Muhammadiyah,...

Lindungi Guru dari Covid-19, LLHPB ‘Aisyiyah Riau Bagikan 80 Paket APD

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) pimpinan wilayah 'Aisyiyah (PWA) Riau pada Jumat (25/9/2020) pagi membagikan Alat...

Banjir Bandang Sukabumi, Muhammadiyah Bantu Warga berbasis Prokes

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah– Satu pekan pasca banjir bandang yang menerjang Sukabumi, Muhammadiyah tetap taati aturan protokol kesehatan dalam memberikan bantuan pelayanan bagi...
- Advertisement -

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah – Lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah, baik formal, informal maupun non-formal, utamanya sekolah formal, senantiasa fokus pada upaya peningkatan kualitas karakter dengan mengedepankan akhlakul karimah. Sejak didirikan 104 tahun lalu, fokus tersebut tidak pernah bergeser sedikit pun, sehingga hasilnya dapat dirasakan pada dewasa ini.

Demikian dikatakan Ketua PDM Kota Pekalongan Pasrum Affandi, usai mengambil sumpah dan melantik R Isepti Hartuti sebagai Kepala SD Muhammadiyah 02 Bendan, Sabtu (10/12) bertempat di kampus setempat di kawasan Jl. Kurinci Pekalongan.

Lebih lanjut, Pasrum menandaskan jika alumni dari sekolah-sekolah Muhammadiyah, tidak hanya mampu secara eksak menguasai ilmu pengetahun sesuai dengan jenjang pendidikannya, namun juga diimbangi dengan semangat keimanan dan ketakwaan yang tidak kalah dengan para santri di pondok pesantren.

“Tentu harapan ini hanya tinggal harapan, manakala semua komponen kurang mempunyai kepedulian terhadap sistem pendidikan di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya. Untuk itu, pihaknya mengajak kepada semua komponen pendidikan di lingkungan persyarikatan agar benar-benar mengoptimalkan segala sumber daya yang ada.

“Meskipun jabatan kepala sekolah merupakan tugas tambahan dari seorang guru, namun harapan utama tetap terletak di pundak kepala sekolah. Oleh karena itu, perlu berpikir besar dengan implikasi yang positif bagi organisasi,” kata dia seraya menambahkan jika diperlukan kemampuan lebih untuk menghimpun semua potensi yang dimiliki oleh organisasi guna mewujudkan sekolah unggulan yang mewarnai dunia pendidikan di Kota Pekalongan pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen, Suparto usai menjadi saksi pelantikan tersebut, menerangkan jika sebelum dilantik sebagai kepala sekolah, Isepti merupakan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Dikarenakan terdapat kebijakan dari pemerintah terkait penarikan guru-guru PNS dengan status DPK di sekolah-sekolah swasta, maka terdapat kekosongan jabatan kepala SD Muhammadiyah 02 Bendan definitif, sejak September 2016 lalu.

“Selama tiga bulan ini, kami menunjuk Plt dan segera melakukan seleksi kepala SD bagi para guru yang telah memenuhi persyaratan. Syukur alhamduliilah pada saat ini, dapat dilaksanakan pelantikan kepala SD definitif dengan tertib dan lancar,” ungkapnya (Tubagus ms).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles