27 C
Yogyakarta
Sabtu, Agustus 15, 2020

UAD Raih Juara 3 Kontes Robot Hurocup FIRA Beijing

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Esai Cerdas di Masa Pandemi (1) Humor di Atas Normal

Menggali ceruk-ceruk pengalaman yang membahagiakan selama lima bulan di rumah saja saya menemukan banyak jurus hidup yang asyik. Salah satu jurus hidup...

Lazismu Medan Gelar Aksi Kemanusiaan Erupsi Sinabung

KARO, Suara Muhammadiyah - Erupsi Sinabung terus berlanjut dalam pekan ini. Kerugian akibat hancurnya lahan pertanian diperkirakan mencapai Rp 41 miliar lebih....

UMSU Gelar Parade Qori dan Qoriah Terbaik Lintas Generasi

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menyambut  Hari Ulang Tahun ke 75 Kemerdekaan RI dan  Tahun Baru Islam, Muharram 1442 Hijriah...

Mengembangkan Sekolah Muhammadiyah Harus Pada Niat

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mengembangkan sekolah Muhammadiyah harus memiliki niat. Kepala Sekolah Muhammadiyah harus memiliki visi misi dan tujuan harus jelas.

Siswa MIM Grubug Ikuti Workshop Seni Baca Puisi

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Tidak semua orang berani mengekspresikan diri tampil di depan banyak orang, baik pidato atau dalam bentuk lain....
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah—  Tim Robot Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta meraih juara 3 pada kontes robot internasional Hurocup FIRA Beijing baru-baru ini. Tim yang bernama ‘Lanage Jagad’ dari prodi Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri UAD itu sukses membawa pulang medali perunggu melalui kategori Wall Climbing.

‘Lanage Jagad’ terdiri dari 5 mahasiswa, yaitu Umar Abdul Maajid, Alfath Jumarianto, Nanda Cahya Pangersa, Anggit Pamungkas, dan Ahmad Sopi Samosir, serta 2 dosen pembimbing Abdul Fadli dan Nuryono Setya Widodo. Tim yang mewakili UAD ini mengikuti beberapa kategori lomba pada kontes bergengsi itu. Diantaranya United Soccer, Weight Lifting, Wall Climbing, Spint, Marathon, Lift and Carry, dan Long Jump.

Menurut Alfath Jumarianto Ketua Tim, untuk mengikuti kontes dengan berbagai kategori itu, tim telah menyiapkan diri selama tiga bulan lamanya. “Kami sudah mempelajari buku panduan yang diberikan panitia, tapi sampai di sana ada beberapa yang berubah, kami pun harus merubah beberapa settingan robot kami,” keluhnya saat Jumpa Pers (11/1).

“Tapi kami tetap bersyukur, deng beberapa perubahan itu kami tetap bisa menorehkan prestasi dan mendapat juara,” imbuh Alfath.

Sementara itu, Nuryono Setya Widodo dosen pembimbing ‘Lanage Jagad’ di forum yang sama menyampaikan, bahwa apa yang dicapai tim robot UAD tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Namun demikian Nuryono juga mengatakan, perlu penambahan guru pembimbing dalam tim tersebut.

Prestasi lain juga ditorehkan tim robot UAD pada tahun ini. Salah satunya meraih predikat Best Design pada lomba robot terbang pemadam kebakaran di Lampung belum lama ini (gsh).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles