Dakwah terhadap Kaum Elit Minim Dilakukan Muhammadiyah

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Wakil Rektor UM Jember: Perkuat SDM dan IT Hadapi New Normal

JEMBER, Suara Muhammadiyah - Indonesia tengah menuju kenormalan baru atau New Normal. Wakil Rektor 2 Universitas Muhammadiyah Jember (UM Jember), Drs Akhmad...

RSI Cempaka Putih Terima APD dari PDIP DKI Jakarta

Sebagai bentuk gotong royong dalam menanggulangi wabah Covid-19, DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta memberikan bantuan Alat Pelindung Diri...

Ditengah Pandemi, Lazismu Lamongan tetap Salurkan Beasiswa dan Bantuan Kesehatan

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Ditengah upaya berbagai pihak untuk bersama sama bersatu melawan virus Corona, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah...

Tim Medis Menjadi Perhatian MCCC Sumut

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah Covid19 Command Center (MCCC) Sumatera Utara menyerahkan santunan untuk tim medis di Medan. Santunan diberikan kepada tim...

UNMUHA Berhasil Menjadi PTS Terbaik Se-Aceh

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Pemeringkatan 4 International Colleges and Universities (4ICU) menempatkan Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) diposisi 1 Universitas Swasta terbaik...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah–  Dakwah terhadap kaum elit belum banyak dilakukan oleh Majelis Tabligh, bahkan Muhammadiyah secara umum juga masih sangat minim. Hal ini disampaikan Syamsul Hidayat Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat diwawancarai barau-baru ini.

Namun demikiana, sambungya, sebenarnya dakwah kepada kaum elit, khusus elit politik, sudah lama dilakukan oleh Muhammadiyah. Seperti yang dilakukan Ki Bagus Hadikusumo kepada Pemerintah Jepang, KH Ahmad Badawi yang khusus mendatangi Presiden Sukarno dan menasehatinya, dan Pak AR terhadap Presiden Suharto. “Saya kira banyak kisah yang dapat kita baca dari sejarah yang bisa dilihat sebagai konteks dakwah terhadap kaum elit,” papar Syamsul.

Hingga saat ini, Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta itu melanjutkan, di masa kepemimpinannya, KH Haerdar Nashir beberapa kali menjumpai Presiden Jokowi. Baik ketika melakuikan audiensi dan silaturahim ke Istana maupun Presiden yang berkunjung ke Kantor PP Muhammadiyah. “Itu bagian dari dakwah terhadap kaum elit yang dilakukan Muhammadiyah,” tegasnya.

“Saya kira pada level daerah di tingkat Propinsi dan Kabupaten/Kota telah banyak sentuhan dakwah yang diberikan Muhammadiyah baik secara kelembagaan maupun perseorangan,” pungkas Syamsul Hidayat Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah (gsh).

 

Ulasan selengkapnya tentang Dakwah di Komunitas Elit bisa dibaca di Majalah Suara Muhammadiyah nomor 3, tahun 2017, edisi cetak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -