obrolan_cendekia
img-20170224-wa00211
Dinamika persyarikatan

MTs Muhammadiyah Batang Mantap Menuju MBS

BATANG, Suara Muhammadiyah-Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah (MTsM) Batang keberadaannya sudah cukup tua di Batang. Didirikan oleh PCM Kecamatan Batang pada tahun 1975 dan kegiatan belajar mengajarnya memanfaatkan bangunan TK ABA Kauman pada waktu siang hingga sore. Kepala Madrasah pertama adalah Syafii Abdul Karim.

Seiring perjalanan waktu Madrasah ini mengalami perkembangan yang cukup bagus sehingga pada masa kepemimpinan Harto Setiyono, BA lokasi madrasah dipindahkan ke tanah milik Muhammadiyah di Jl. Yos Sudarso Gang Progo (kampung Kebonan),  kelurahan Proyonanggan Utara, kecamatan Batang.

Bangunan cukup representatif berlantai 2 menyatu dengan Masjid Bustanul Jannah yang menjadi pusat kegiatan pimpinan dan warga Muhammadiyah kecamatan Batang.

Saat ini MTsM Batang dipimpin oleh Akhirudin, dari Angkatan Muda Muhammadiyah. Kekompakan dan kerja sama yang terbangun sinergis antar pimpinan madrasah, tenaga pendidik, orang tua murid, dan stake holders mengantarkan madrasah ini menjadi salah satu dari lembaga-lembaga pendidikan keagamaan (khususnya Muhammadiyah) yang cukup diperhitungkan di Batang.

Dalam tata pengelolaan administrasi persekolahan meraih nilai akreditasi A. Beberapa prestasi akademik dan non-akademik pun diukir para murid sehingga kepercayaan masyarakat terhadap madrasah ini semakin bertambah. Bahkan dalam helatan Ujian Nasional SMP dan sedetajat se Kabupaten Batang tahun 2016, MTsM Batang meraih posisi 15 dari 108 sekolah/madrasah.

Dalam bidang lomba seni bela diri tingkat kabupaten, sudah banyak murid madrasah ini yang menyabet kejuaraan. Hal ini tidak lepas dari ekstrakurikuler seni bela diri Tapak Suci Putra Muhammadiyah yang dikembangkan di sini.

Madrasah ini pun sudah sejak 3 tahun yang lalu menerapkan konsep pembelajaran fullday school bagi para muridnya sehingga proses pembelajaran formal dan pendidikan ahlak budi pekerti dapat dipantau secara optimal. Dan menurut kepala madrasah, Akhirudin, konsep ini akan terus dipertahankan meskipun di kalangan masyarakat ada perbedaan persepsi.

Masih menurut Akhirudin, seluruh civitas madrasah dan didorong oleh Majelis Dikdasmen PCM Batang sudah mantap akan mrngembangkan MTsM Batang menjadi Muhammadiyah Boarding School (MBS). Variabel pendukung (suprastruktur dan infrastruktur) untuk menuju kesana sudah dipersiapkan sejak 2 tahun lalu. Jika cita-cita ini dapat terwujud maka MTsM Batang akan menjadi MBS pertama di lingkungan Muhammadiyah Kabupaten Batang (Sugitohd).

Tambah Komentar

Klik disini untuk memberikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *