25 C
Yogyakarta
Sabtu, September 26, 2020

Semarak HKBN, SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo Gandeng MDMC dan BPBD

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Orasi Virtual, Unjuk Kemampuan Tiga Calon Ketum IPM Mu’allimaat

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Seluruh siswi Mu’allimaat diundang untuk mengikuti orasi virtual calon Ketua Umum PR IPM melalui aplikasi video telekonferensi. Pada...

Terobosan UMP Wisuda Daring di Masa Pandemi

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah membuat terobosan baru dalam pelaksanaan wisuda secara daring. Terobosan yang menjadi...

Para Tokoh Meminta Pilkada Ditunda

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan agenda yang sangat penting dalam percaturan kepemimpinan di tingkat daerah maupun nasional. Selain...

Duta SMK Mutu Tegal Terima Beasiswa

TEGAL, Suara Muhammadiyah - SMK Muhammadiyah 1 (Mutu) Kota Tegal memberikan beasiswa berupa penggratisan Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) kepada 15 siswa yang...

Halaqah Alim Ulama: Menghadirkan Wasathiyah Islam untuk Perdamaian

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ibroh merupakan pelajaran pokok dalam Islam yang dapat diambil dengan cara menggali subtansi inti yang terdapat pada sebuah...
- Advertisement -

KENDAL, Suara Muhammadiyah- SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) pada Rabu (26/4). Kegiatan ditandai dengan dilangsungkannya apel siaga HKBN, simulasi kebakaran, serta penandatanganan ikrar kesiapsiagaan bencana warga sekolah SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah Agus Budi Utomo, Waka Kesiswaan Miftakhul Hidayah, serta ketua panitia sekaligus siswa tanggap bencana, Dimas Marcelino.

Simulasi kebakaran dimulai usai para siswa melangsungkan apel kesiapsiagaan. Setelah apel selesai, para siswa kembali ke kelas masing-masing untuk melakukan kegiatan pembelajaran seperti biasa. Belum satu jam kegiatan belajar berlangsung, beberapa siswa tanggap bencana berlari ke semua kelas menginformasikan bahwa telah terjadi kebakaran. Semua siswa diarahkan untuk meninggalkan ruangan dan berkumpul di titik kumpul yang sudah disediakan. Dalam kondisi tersebut, para siswa berlarian menyelamatkan diri sementara api berkobar-kobar di sebelah selatan. Para siswa semakin ketakutan dan suasana menjadi tegang. Sementara itu, siswa tanggap bencana telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pemadam kebakaran yang bermarkas di gedung eks Kawedanan Sukorejo dan api berhasil dipadamkan dalam waktu beberapa menit. Dengan berakhirnya kobaran api, berakhir pula simulasi bencana tersebut.

Sebagai satu rangkaian dalam hari kesiapsiagaan bencana tersebut, usai simulasi para siswa dikumpulkan di ruang workshop SMK Muhammadiyah Sukorejo  untuk mengikuti sosialisasi kesiapsiagaan dan kebencanaan dengan menghadirkan Tim Pemadam Kebakatan Kendal, BPBD Kendal, serta MDMC Jawa Tengah.dscn9760

Adapun materi yang disampaikan meliputi cara memadamkan api dengan APAR jika terjadi kebakaran, pengurangan resiko bencana, kepedulian terhadap alam, dan beberapa materi lain yang terkait.

Kepala Sekolah, Agus Budi Utomo menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat melatih siswa dalam kesiapsiagaan menghadapi sebuah bencana serta mengurangi resiko bencana yang ada. Menurutnya, kepedulian tersebut dapat diwujudkan baik dengan cara turun langsung menjadi relawan, maupun memberikan sumbangan unuk meringankan beban.

“Setiap orang tentu tidak ingin terdampak bencana. Namun tidak ada salahnya jika para siswa ini terlatih menghadapi bencana karena bencana bisa terjadi di mana saja, kapan saja, dan menimpa siapa saja,” pungkasnya (Team MPI SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo).img_0239

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles