img_0185
Dinamika persyarikatan

Giatkan Pelajar Berwirausaha, SMK Muhammadiyah Lebaksiu Unggulkan Produk Jahe Instan

TEGAL, Suara Muhammadiyah- Puluhan siswa yang tergabung dalam Gerakan Pelajar Sukses Berwirausaha SMK Muhammadiyah Lebaksiu Kabupaten Tegal, Jawa Tengah menggiatkan bisnis untuk belajar berwirausaha. Kegiatan ini aktif digencarkan dalam acara atau event besar sekolah, maupun di lingkungan sekolah program pengembangan wirausaha SMK Muhammadiyah Lebaksiu melalui Unit Produksinya.

Waka Kurikulum SMK Muhammadiyah Lebaksiu,Sri Budi Indra mengatakan bahwa program gerakan pelajar sukses berwirausaha ini merupakan program pengembangan dari unit produksi bekerjasama dengan Humas SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Menurutnya, program ini nantinya akan dijadikan program unggulan di bidang wirausaha.

Adapun produk yang dijual, kata Budi, yakni produk Jahe Instan Famuba Mutu yang diproduksi langsung oleh para siswa SMK Muhammadiyah Lebaksiu jurusan Farmasi dan Analisis Kesehatan. Sedangkan untuk marketing dan proses penjualan produk dikelola oleh siswa dengan kompetensi keahlian Akuntansi dan Administrasi Perkantoran.

“Saat ini produk kami sudah dijual belikan di acara-acara bermuhammadiyah atau acara khusus. Rencananya, kedepannya akan dipasarkan di wilayah Kabupaten Tegal dan Luar Jawa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah Lebaksiu Andi Riswandi menuturkan bahwa pihaknya mengapresiasi adanya gerakan pelajar sukses berwirausaha. Menurutnya, gerakan ini adalah program unggulan kompetensi keahlian farmasi dan analisis kesehatan SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Sedangkan program unggulan akuntansi dan administrasi perkantoran yaitu di bidang pemasaran produk.

“Gerakan Pelajar Sukses Berwirausaha ini merupakan pihak pengembangan mutu dan kualitas yang kami percayakan kepada Waka Kurikulum dan Waka Humas untuk membuat terobosan baru,” terangnya.

Lebih lanjut Andi mengungkapkan bahwa dalam bidang pembelajaran berbasis teaching factory, Waka Humas mencari jaringan untujahek mensukseskan produk unggulan sedangkan sistem pendampingan untuk proses produksi dilakukan oleh para guru kompetensi keahlian farmasi dan analisis kesehatan secara profesional. Untuk proses pembuatan, lanjutnya, dikelola oleh siswa kelas X, kelas XI, dan kelas XII.

“Saat ini kami mengembangkan produk pemasaran akan didistribusikan di Kabupaten Tegal sampai keluar Jawa,” imbuhnya.

Program ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Salah satu pelanggan jahe instan Famuba Mutu, Fathin Hammam mengakui bahwa program unggulan SMK Muhammadiyah Lebaksiu ini dinilai sangat bagus.

“Saya sebagai konsumen dan pelanggan produk jahe instan Famuba, memberi nilai yang sangat bagus.  Rasanya mantap dan menyehatkan tanpa bahan pengawet,” ujarnya (Humas Famuba).

Tambah Komentar

Klik disini untuk memberikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *