35 C
Yogyakarta
Sabtu, September 19, 2020

Tumbuhkan Percaya Diri, SD Muhammadiyah 1 Purbalingga Lakukan Learning By Doing

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Komisioner KPU Pusat Pramono Tanthowi Positif Covid-19

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Salah satu Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tanthowi positif Covid-19 setelah menjalani tes usap (swab)....

Wejangan Ketua PDM Gunung Kidul dalam Pembinaan Ideologi Muhammadiyah

GUNUNG KIDUL, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunungkidul melakukan Pembinaan Ideologi Muhammadiyah di PCM Girisubo. Drs. H. Sadmonodadi, MA. Ketua PDM...

MDMC Respon Banjir Kalteng di Tengah Pandemi

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah -  Intensitas curah hujan yang cukup tinggi di Kalimamtan Tengah minggu ini dan luapan sungai sungai berdampak banjir   di...

Kolaborasi HW Masa Pandemi Latgab Virtual

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Pandu Madrasah Aliyah Muhammadiyah 8 Takerharjo Solokuro sungguh mapan. Jumat, 18 September 2020 di Laboratorium komputer MAM 8...

Deklarasi Millenial Peserta Masta IMM UMP Bersama Berbagai Tokoh

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Ribuan mahasiswa Masa Ta’aruf (Masta) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah melakukan...
- Advertisement -

PURBALINGGA, Suara Muhammadiyah-Manfaatkan pembelajaran learning by doing, SD Muhammadiyah 1 Purbalingga ramaikan Taman Wisata Kampung Kurcaci, Sabtu (13/5/2017). Disini anak – anak belajar langsung dan mempraktekannya, lewat kegiatan ini mereka juga dapat melatih fisik dan rasa percaya diri.

Pembelajaran tersebut diikuti sebanyak 42 siawa/siswi klas 3 yang terbagi menjadi dua kelompok bermain. Sedangkan total murid berjumlah 173, dimana sekolah tersebut baru berumur 4 tahun.

Menurut salah satu guru klas 3, Azarani Qurota Ayuni mengatakan pembelajaran learning by doing atau pembelajaran langsung  bertujuan agar anak didik bisa langsung mempraktekkan pelajaran yang diterimanya. Seperti pembelajaran menanam daun bawang, anak bisa langsung mempraktekkan cara menanam langsung di ladang. Walaupun belum menggunakan kurikulum 2013, namun cara pembelajarannya sudah mendekati kurikulum tersebut.

“Insyaallah tahun 2018 SD Muhamadiyah 1 Purbalingga akan menggunakan kurukulum 2013,” kata Azarani yang sekolahanya bertempat di Jalan Pemuda Nomor 100, RT 03 RW 08 Bobotsari.

Sebenarnya agenda pembelajaran tersebut akan dilaksanakan setalah ujian akhir sekolah (UAS) lanjut Azarani, namun berhubung berbarengan dengan bulan Ramadhan sehingga agenda tersebut kami ajukan. Karena kalau dilaksanakan pada saat bulan Ramadhan, anak-anak sedang berpuasa dan biasanya lemes.

“Pembelajaran diluar ruangan yang dikemas seperti out bond memberi pembelajaran kepada siswa tentang kerjasama tim, dan menguji nyali anak-anak seperti menaiki flaying fox dan melewati tangga tali,” katanya.

Sedangkan salah satu siswa klas 3 Farhan mengatakan senang dengan pembelajaran luar ruangan tersebut, salah satunya permainan kesatrian yang diajarkan instruktur taman wisata rumah kurcaci. Saat melewati jembatan tali Farhan juga merasa dag-dig-dug, namun karena semangat dari instruktur dan teman-temanya  jembatan talipun bisa dilewati dengan baik.

Nafilis, seorang pemandu taman wisata rumah kurcaci mengatakan peralatan yang digunakan dalam permainanflaying fox dan jembatan tali sudah sesuai standar nasional. Kekuatan dan kekencangan tali slim setiap hari dicek, sehingga jika digunakan tidak akan menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan seperti kemacetan roda flaying fox, atau putus tali slim.

“Untuk menjaga itu semua kami juga menggunakan tali pengaman dan helm pengaman,” pungkasnya. (tgr)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles