Juarai SASMO 2017, Siswa SD Muh Sapen Buka Peluang Berlaga di Singapura dan Kamboja

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Prestasi olimpiade Matematika tingkat internasional diraih secara beruntun oleh SD Muhammadiyah Sapen di bulan Mei. Setelah sukses panen prestasi di ajang World Mathematics Invitational (WMI), tim olimpiade SD Muhammadiyah Sapen kembali mendulang prestasi dalam ajang yang bertajuk Singapore and Asian Schools Math Olympiad (SASMO) 2017 yang dilaksanakan pada bulan april yang lalu lalu. Dalam ajang bergengsi tahunan Olimpiade Matematika tingkat internasional ini, tim olimpiade Sapen berhasil mendulang 18 medali.

Mereka yang berhasil mendapatkan medali antara lain medali emas diraih oleh Hellen Nayara Setiawan, Novin Raushan, dan Alifa Batrisyia Nariswari. Medali perak diraih oleh Kalila Azalia Putri Rinaldi, Maheera Athaya Nazainaira Alim Fiorenza Ann Aqiila Supranadine, Medina Kamil Putri Hersta, Naila Yusriyah Athaa Kautsar, Maulana Satya Adigama, Abhiesta Sheva Alfaru, dan Muhammad Ridlo. Sedangkan medali perunggu diraih oleh Ayesha Lintang Kameswhara, Alifia Melannisa Az-Zahra, Arella Shayna Maritsa, Ikfina Ilma dan Queena Winemi Siti Faidzah Nur Sayekti.

Sasmo adalah salah satu kontes Matematika terbesar di Asia. Kontes olimpiade Matematika tahunan yang sangat bergengsi ini telah berkembang dari 155 peserta lokal di tahun 2006 menjadi lebih dari 20.000 peserta dari 19 negara di Sasmo 2016. Lebih dari 100 sekolah dari Singapura berpartisipasi dalam Sasmo 2016.Dengan standar yang realistis dan tinggi, kontes Sasmo bertujuan untuk meregangkan potensi berpikir masyarakat yang belum dimanfaatkan, partisipasi mereka dalam SASMO akan membantu mereka memperbaiki matematika sekolah serta kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS).

Sofyan, Selalu Kepala  SD Muhammadiyah Sapen, menjelaskan bahwa siswa-sisswanya yang berhasil mendapatkan medali emas memiliki peluang untuk maju final di tingkat dunia dalam event Olimpiade Matematika Singapore International Math Olympiad Challenge (SIMOC) 2017 yang akan dilaksanakan di Singapura pada  14-17 Juli 2017 dan International Junior Math Olympiad (IJMO) 2017 yang akan dilaksanakan di Kamboja pada  11-15 Agustus 2017.

Selanjutnya Sofyan menjelaskan lolosnya siswa-siswanya dalam event ini merupakan moment untuk lebih melambungkan nama SD Muhammadiyah Sapen dalam percaturan olimpiade di tingkat dunia agar bisa mengharumkan sekolah, persyarikatan, propinsi dan bangsa. Karenanya, menurut Sofyan, siswa-siswanya terus diberikan pembinaan yang lebih intens melalui guru pembinanya. Sofyan berharap siswa-siswanya bisa mengulang kembali prestasi terbaiknya di ajang tingkat dunia ini, pungkasnya (Hendra Apriyadi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here