guru-hw
Dinamika persyarikatan

Guru MTs Muhammadiyah Pimpin HW Trucuk

KLATEN, Suara Muhammadiyah- Setelah melalui pemilihan yang dilakukan secara demokratis dalam Musyawarah Cabang Hisbul Wathan (HW) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Trucuk Kabupaten Klaten, akhirnya terpilih sebagai Ketua, Guru MTs Muhammadiyah Trucuk, Nur Ageng Yunanto, dengan dibantu oleh ketua bidang dan formatur lainnya.

Musyawarah Cabang HW PCM Trucuk Kabupaten Klaten yang digelar pada Senin (15/5) di Gedung Dakwah Muhammadiyah AR Fakhrudin Kreadenan, Trucuk, Klaten ini disaksikan oleh Pimpinan Daerah HW Kabupaten Klaten, Sukasno dan dibuka secara resmi oleh Ketua PCM Trucuk, Muhammad Haroni.

Ketua PCM Trucuk, Muhammad Haroni dalam sambutannya mengatakan bahwa gerakan kepanduan Hisbul Wathan didirikan oleh Kyai Ahmad Dahlan pada tahun 1918. Di saat itu, Kyai Ahmad Dahlan mengisi pengajian di Solo dan melihat Vanvinder Pandu Keraton Surakarta sedang berlatih di alun-alun Keraton Surakarta. Melihat hal tersebut, Kyai terkesima dengan adanya kedisiplinan, ketertiban, dan kekompakan dalam kegiatan. Sepulang dari Solo, Kyai menyampaikan kepada teman-temannya di Yogyakarta untuk mendirikan kepanduan milik Muhammadiyah.

Selanjutnya, kata Haroni, gagasan tersebut diapresiasi oleh tokoh Muhammadiyah Yogyakarta yang akhirnya melahirkan gerakan Hisbul Wathan (HW) yang berarti pembela tanah air.

“Diberi nama Hisbul Wathan karena saat itu Indonesia masih dalam penjajahan Belanda. Dari Hisbul Wathan akhirnya lahir pemimpin besar RI yakni Jendral Sudirman sebagai Panglima Besar TNI. Perlu diketahui, bahwa Jendral Sudirman berasal dari HW Cilacap,” pungkasnya (Paimin JS).

Menandai

Tambah Komentar

Klik disini untuk memberikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *