sekretaris-pd-muhammadiyah-kabupaten-magelang-muhammad-nasirudin-paling-kiri-sedang-menyampaikan-sambutan
Berita

Penyuluhan Kesehatan Perlu Melibatkan Tokoh Agama

MAGELANG, Suara Muhammadiyah– Tokoh agama merupakan aktor penting dan strategis dalam mendorong upaya peningkatan kualitas kehidupan di masyarakat. Melalui kegiatan dakwah yang dilakukan, tokoh agama sering melakukan komunikasi dan interaksi dengan masyarakat. Oleh karenanya para tokoh agama perlu dilibatkan dan melibatkan dirinya secara aktif dalam upaya mencari solusi bagi penyelesaian persoalan yang ada. Salah satu persoalan yang ada adalah terkait kesadaran terkait kesehatan bagi kelompok perempuan, masih banyak ibu yang tidak memberikan Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif kepada bayinya dan rendahnya pemenuhan gizi. Kemudian masih banyak perempuan yang tidak bersedia melakukan tes Inspeksi Visual dengan Asam (IVA)  untuk tujuan melakukan deteksi dini munculnya indikasi kanker serviks (kanker yang ada di bagian leher rahim wanita).

Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait kesehatan perlu melibatkan semua pihak termasuk dalam hal ini tokoh agama. Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Daerah (PD) ‘Aisyiyah Kabupaten Magelang Nida Ul Hasanah di sela-sela acara Sarasehan yang bertema Refreshment Dukungan Tokoh Agama pada Kamis 25/05/2017 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan Magelang – Jogja Km 11 Mungkid. “Kegiatan ini merupakan bagian dari program Maju Perempuan (MAMPU) dari ‘Aisyiyah yang fokus pada upaya melakukan pemberdayaan perempuan dalam persoalan kesehatan dan ekonomi” katanya.

Salah satu tokoh agama yang hadir yakni Sekretaris PD Muhammadiyah Kabupaten Magelang Muhammad Nasirudin memberikan apresiasi bagi setiap upaya progresif dan positif yang dilakukan dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait kesehatan. Terwujudnya keluarga sakinah perlu terus diupayakan melalui berbagai program pemberdayaan dan pendampingan yang dilakukan ‘Aisyiyah. “Sakinah bukan berarti kebahagiaan tanpa masalah dan perjuangan, akan tetapi sakinah juga berarti sebuah proses perjuangan untuk istiqomah (konsisten memegang teguh kebenaran sesuai ajaran agama) dalam menghadapi dan menyelesaikan persoalan yang ada dalam realitas kehidupan, sakinah adalah istiqomah untuk terus menjadi lebih baik” katanya.

Dengan program-program pemberdayaan masyarakat yang selama ini telah dilakukan, maka ‘Aisyiyah sebagai organisasi otonom (ortom) perempuan Muhammadiyah telah membuktikan dirinya sebagai organisasi yang tetap istiqomah dan maju.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Jawa Tengah, Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Se-Kabupaten Magelang. Kemudian hadir pula beberapa kader penggerak pemberdayaan perempuan dari beberapa desa yang menjadi lokasi pelaksanaan program MAMPU. (handy/ MPI PDM Kabupaten Magelang)