33 C
Yogyakarta
Sabtu, September 19, 2020

Muhammadiyah Klaten Gunakan Tarling Sebagai Media Perekat Umat

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Wejangan Ketua PDM Gunung Kidul dalam Pembinaan Ideologi Muhammadiyah

GUNUNG KIDUL, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunungkidul melakukan Pembinaan Ideologi Muhammadiyah di PCM Girisubo. Drs. H. Sadmonodadi, MA. Ketua PDM...

MDMC Respon Banjir Kalteng di Tengah Pandemi

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah -  Intensitas curah hujan yang cukup tinggi di Kalimamtan Tengah minggu ini dan luapan sungai sungai berdampak banjir   di...

Kolaborasi HW Masa Pandemi Latgab Virtual

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Pandu Madrasah Aliyah Muhammadiyah 8 Takerharjo Solokuro sungguh mapan. Jumat, 18 September 2020 di Laboratorium komputer MAM 8...

Deklarasi Millenial Peserta Masta IMM UMP Bersama Berbagai Tokoh

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Ribuan mahasiswa Masa Ta’aruf (Masta) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah melakukan...

Ihyaul Ulum Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Baru UMM

MALANG, Suara Muhammadiyah - Kita sekarang hidup pada era dimana perusahaan taksi terbesar di dunia, tidak memiliki satupun armada taksi (uber, grab,...
- Advertisement -

KLATEN, Suara Muhammadiyah- Dalam rangka merekatkan ukhuwah Islamiyah di antara sesama umat Islam dari berbagai faham dan aliran, warga Muhammadiyah Trucuk, Klaten menyelenggarakan Tarling (Taraweh Keliling) dengan melibatkan unsur Pimpinan, Majelis, organisasi otonom, dan ranting se-Kecamatan Trucuk.

“Kegiatan Tarling ini dilaksanakan dengan berpindah-pindah tempat. Selain sebagai media perekat umat, Tarling ini juga sebagai sarana taaruf dan silaturahim,” tutur Ketua Majelis Tabligh PCM Trucuk, Abdullah Supadi pada Tarling putaran perdana di Masjid An Nur Trucuk, Selasa (30/5).

Lebih lanjut pihaknya mengatakan bahwa pada bulan puasa tahun 1438 H ini, Majelis Tabligh PCM Trucuk rencananya akan menggelar Tarling sebanyak 4 kali yakni pada  setiap malam Rabu. Mengawali tarling putaran pertama yang dilaksanakan di Masjid An Nur, peserta Tarling membludag hingga di pelataran dan samping Masjid. Hal ini ditengarai mengingat banyaknya warga Muhammadiyah dan simpatisan yang berlokasi dan berjamaah di tempat tersebut.

Bertindak sebagai imam yakni HM. Haroni dan khotib Wakhid Syaefuddin. Dalam ceramahnya, ia mengajak kepada jamaah yang hadir untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Allah SWT dengan jalan menjalankan apa yang diperintahkan dan meninggalkan apa yang dilarang.

“Untuk beribadah kepada Allah, marilah kita menjalankan sholat 5 waktu berjamaah di Masjid. Ini sebagai benteng iman kita. Disamping itu, dalam menjalankan sholat jangan sampai ditunda-tunda. Shalat yang baik adalah di awal waktu, meski sholat dalam waktunyapun juga tidak mengapa,” ujarnya.

Tak hanya itu, Wakhid juga mengingatkan kepada jamaah yang hadir untuk tidak lupa dalam mencapai kebahagiaan di akhirat agar terhindar dari siksa api neraka.

‘Maka jangan sendiri saja, melainkan ajak keluarga kita agar terhindar dari siksa api neraka. Hal ini tersebut dalam Al Qur’an yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka,” pungkasnya (Paimin JS).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles