smamda
Analog

Memahami Gerakan Perempuan Islam Berkemajuan

Posisi dan Jatidiri Aisyiyah

Judul Buku      : Posisi dan Jatidiri Aisyiyah: Perubahan dan Perkembangan 1917-1998

Penulis             : Ro’fah PhD

Ukuran            : 14 x 21 cm

Tebal Buku      : xx, 140 halaman

Cetakan           : I, Agustus 2016

Penerbit           : Suara Muhammadiyah


Aisyiyah, sebagai gerakan perempuan Muhammadiyah, dalam usia satu abad tetap istiqamah bergerak di jalan dakwah dan tajdid untuk mencerahkan umat, bangsa, dan kemanusiaan universal. Apa yang dilakukan Aisyiyah selama ini merupakan perwujudan dari gerakan pencerahan. Dengan misi tersebut, Aisyiyah dapat memerankan fungsi pembebasan, pemberdayaan, dan pemajuan kehidupan dalam mengaktualisasikan risalah Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.

Gerakan menuju perempuan berkemajuan telah menjadi komitmen Aisyiyah memasuki abad kedua. Dalam pokok pikiran Aisyiyah Abad Kedua dinyatakan bahwa Aisyiyah, sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah, dihadirkan untuk mewujudkan kehidupan perempuan berkemajuan dalam seluruh aspek kehidupan. Perempuan berkemajuan adalah alam pikiran dan kondisi kehidupan perempuan yang maju dalam segala aspek tanpa mengalami hambatan dan diskriminasi, baik secara struktural maupun kultural yang berbasis pada nilai-nilai Islam berkemajuan.

Sejak pendiriannya pada 1917 hingga 1928, tujuan utama Aisyiyah adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, terhadap berbagai masalah yang menjadi tujuan utama berdirinya organisasi ini, seperti memperkenalkan pandangan bahwa Islam menganggap perempuan setara dengan  laki-laki, baik dalam ranah keagamaan maupun sosial. Aisyiyah juga menganjurkan pembaruan budaya dengan menggalakkan penafsiran ulang terhadap pandangan yang menganggap perempuan sebagai pihak yang inferior.

Buku ini banyak menjelaskan mengenai seluk-beluk sejarah pembentukan, aktivisme, dan evolusi Aisyiyah sebagai bagian tidak terpisahkan dari sejarah perkembangan perempuan Indonesia. Aisyiyah dalam perjuangannya tidak lepas dari dan terus menerus berkomitmen untuk mencerdaskan dan memajukan kehidupan perempuan Indonesia sebagai bagian integral dari sejarah gerakan perempuan Indonesia.

Buku ini juga merupakan catatan lugas mengenai kehidupan dan perjuangan Aisyiyah dalam berbagai aspek. Penjelasan yang sangat menarik mengenai gagasan-gagasan yang melatarbelakangi pendirian Aisyiyah, aktivisme dan pergulatannya di panggung nasional (mulai dari zaman kolonial, hingga akhir Orde Baru) dan Internasional, serta –yang teristimewa– adalah perjuangannya dalam perkara poligami. Penjelasan fakta-fakta sejarah tentang Aisyiyah yang barangkali selama itu terlupakan banyak disinggung dalam buku ini. Oleh karenanya, buku ini sangat penting untuk dibaca oleh anggota, kader, pimpinan Aisyiyah atau Muhammadiyah, maupun khalayak umum yang tertarik dengan isu pergerakan perempuan Islam berkemajuan. (Imron Nasri)

Tambah Komentar

Klik disini untuk memberikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *