Rapikan Data Kelompok Binaan, MPM Buat Kartu Identitas Dampingan

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Kisah Mahasiswa UMM dalam Tugas Kemanusiaan Relawan Covid-19

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Semenjak mewabahnya COVID-19 di Indonesia, tidak sedikit rumah sakit yang kewalahan baik secara manajemen maupun sarana prasarana dalam...

Kolaborasi MCCC – Aisyiyah Deli Serdang Edukasi Lansia Pencegahan Covid-19

LUBUK PAKAM, Suara Muhammadiyah - Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Deli Serdang bersama MCCC Kabupaten Deli Serdang melaksanakan edukasi pencegahan Covid-19 kepada...

Wakil Rektor UM Jember: Perkuat SDM dan IT Hadapi New Normal

JEMBER, Suara Muhammadiyah - Indonesia tengah menuju kenormalan baru atau New Normal. Wakil Rektor 2 Universitas Muhammadiyah Jember (UM Jember), Drs Akhmad...

RSI Cempaka Putih Terima APD dari PDIP DKI Jakarta

Sebagai bentuk gotong royong dalam menanggulangi wabah Covid-19, DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta memberikan bantuan Alat Pelindung Diri...

Ditengah Pandemi, Lazismu Lamongan tetap Salurkan Beasiswa dan Bantuan Kesehatan

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Ditengah upaya berbagai pihak untuk bersama sama bersatu melawan virus Corona, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah...
- Advertisement -

BANTUL, Suara Muhammadiyah- Perbaharui data base anggota kelompok binaan, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah melakukan pengambilan foto untuk pembuatan Kartu Identitas Dampingan (KID). Bertempat di Balai Desa Ngoro-oro, Patuk, Gunung Kidul. Padad kamis (3/8), yang diikuti anggota kelompok IKM Sedyo Maju.

Pembuatan KID bagi anggota kelompok binaan, merupakan langkah MPM dalam melakukan penertiban data base dampingan selama dua periode yang telah berjalan. Kali ini yang mendapat giliran adalah kelompok IKM Sedyo Maju, dimana sebelumnya telah dilakukan pendataan anggota untuk wilayah dampingan lain.

Seperti yang disampaikan oleh Sarah Rifa’atul Mahmudah Fasilitator MPM PP, “pendataan ini ditujukan kepada seluruh dampingan MPM PP, sebelumnya sudah ada pendataan untuk dampingan lain. Seperti, dampingan Guyub Makmur, kelompok Difabel Ngaglik, dan Kelompok Asongan Surya Mandiri,” ungkapnya.

Adanya program ini disambut gembira oleh anggota kelompok, “saya merasa senang dengan adanya program ini, karena selain sebagai langkah penertiban data. Hal ini diharapkan bisa mempererat tali silaturahim sesama anggota dan MPM, karena telah memiliki tanda kejelasan anggota,” ungkap Wagiyem ketua kelompok IKM Sediyo Maju.

Hal ini dilakukan sebagai langkah dalam melakukan penertiban administrasi kelompok dampingan, kedepannya penertiban data base ini akan menjadi roll model bagi MPM ditingkatan wilayah dan kebawahnya dalam melakukan pendataan anggota. Selain itu, diharapkan dari kartu ini memiliki fungsi lain. Bukan hanya sebagai KID, tapi pemiliknya bisa memanfaatkan dilain hal. (A’an/mg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -