31.1 C
Yogyakarta
Senin, September 28, 2020

Pesan HUT RI ke-72 Pemuda Muhammadiyah; Momentum Pembuktian

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Mataf UMY, Haedar Nashir: Jadilah Cendekiawan Berintegritas

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar kegiatan Masa Ta’aruf (Mataf) sebagai agenda yang wajib diikuti oleh para mahasiswa baru...

‘Aisyiyah Bangunjiwo Barat Gelar Cek Kesehatan Gratis

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunjiwo Barat pada Ahad, 27 September 2020 membersamai ibu-ibu Pimpinan Ranting 'Aisyiyah (PRA)...

Pengkajian PDM Solok Bangkitkan Ghirah Bermuhammadiyah

SOLOK, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Solok melakukan pengkajian Muhammadiyah bagi PCM/PCA, organisasi otonom dan Amal Usaha, di MtsM Muhammadiyah,...

Lindungi Guru dari Covid-19, LLHPB ‘Aisyiyah Riau Bagikan 80 Paket APD

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) pimpinan wilayah 'Aisyiyah (PWA) Riau pada Jumat (25/9/2020) pagi membagikan Alat...

Banjir Bandang Sukabumi, Muhammadiyah Bantu Warga berbasis Prokes

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah– Satu pekan pasca banjir bandang yang menerjang Sukabumi, Muhammadiyah tetap taati aturan protokol kesehatan dalam memberikan bantuan pelayanan bagi...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Memperingati Hari Ulang Tahun ke-72, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyampaikan pesan kemerdekaan. Bahwa kini saatnya, segenap anak bangsa untuk membuktikan nasionalismenya bagi Indonesia.

“Bagi kami, kemerdekaan ke-72 ini harus dimakna sebagai momentum pembuktian (syahadah) Karena momentum Darul Ahdi (konsensus bersama) sudah ‘titik’  alias final alias selesai yakni prinsip bersama sebagai bangsa dan Negara yakni Pancasila,” tutur Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Saat ini, kata Dahnil, merupakan momentum syahadah atau pembuktian dari kemerdekaan yang sudah kita peroleh selama 72 Tahun dengan menghadirkan kemerdekaan yang memerdekakan rakyat Indonesia. “Bagaimana kemerdekaan bisa membebaskan rakyat dari kemiskinan dan pemiskinan, membebaskan rakyat dari kebodohan dan pembodohan, sehingga cita-cita Kemerdekaan Indonesia raya yang adil dan makmur,” katanya.

Menurut Dahnil, peran pemuda saat ini bekerja pada upaya pembuktian mengisi Kemerdekaan tersebut, dengan meninggikan produktivitas dan merawat Integritas (akhlak yang baik).

“Saat ini, hambatan utama menghadirkan Indonesia raya yang adil dan makmur tersebut adalah ramainya korupsi, maka salah satu PR kekinian dan masa depan pemuda adalah melakukan perlawanan terhadap praktik Korupsi yang menyebabkan upaya mengentaskan kemiskinan dan kebodohan tersebut,” ulas Dahnil. (Ribas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles