25 C
Yogyakarta
Sabtu, September 26, 2020

Santri MBS Yogyakarta Raih 5 Medali di Ajang Olimpiade Kitab Kuning FORSIPP

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Para Tokoh Meminta Pilkada Ditunda

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan agenda yang sangat penting dalam percaturan kepemimpinan di tingkat daerah maupun nasional. Selain...

Duta SMK Mutu Tegal Terima Beasiswa

TEGAL, Suara Muhammadiyah - SMK Muhammadiyah 1 (Mutu) Kota Tegal memberikan beasiswa berupa penggratisan Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) kepada 15 siswa yang...

Halaqah Alim Ulama: Menghadirkan Wasathiyah Islam untuk Perdamaian

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ibroh merupakan pelajaran pokok dalam Islam yang dapat diambil dengan cara menggali subtansi inti yang terdapat pada sebuah...

“Makmum” Muhammadiyah, NU Juga Tunda Muktamar

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU akan ditunda hingga akhir tahun 2021. Penundaan forum...

Baitul Arqam UMTS Digelar Daring, Perpanjang Penerimaan Mahasiswa

PADANGSIDEMPUAN,  Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menggelar kegiatan Baitul Arqam.  Kegiatan pengkaderan yang diikuti 637 mahasiswa itu berlangsung 22-24...
- Advertisement -

SLEMAN, Suara Muhammadiyah-Kafilah Muhammadiyah Boarding School (MBS) Prambanan Yogyakarta berhasil meraih 5 medali di ajang olimpiade kitab kuning yang diselenggarakan Forum Silaturahim Pondok Pesantren Kabupaten Sleman (FORSIPP).

Dari kelima medali tersebut, MBS Yogyakarta berhasil menyumbang 2 medali emas dari marhalah wustho, cabang akhlak, dan kitab Minhajul Abidin.

Kedua santri peraih medali emas Rosti Hanifa Salsabila dan M. Fuad Anshori yang masih tercatat sebagai santri kelas XII ini berhasil mendapatkan point tertinggi dalam penilaian yang dilakukan dewan juri.

Selain Rosti dan Fuad, ada 3 nama lain yang juga berhasil mengharumkan nama MBS. Yaitu Muhammad Fata Alhusnaini kelas IX berhasil meraih medali perak marhalah ula cabang akhlak kitab Bidayatul Hidayah.

Sementara itu, perolehan perunggu ditorehkan oleh 2 santri, Abid Muhammad Taufik kelas XII IPA, marhalah Wustho cabang nahwu kitab Kifayatul Ashab, dan Sekar Arum Fahma kelas XII IPA, marhalah Ulya cabang akhlak kitab Ihya Ulumiddin.

Pelaksanaan Musabaqah yang diadakan di Ponpes As Sholihah, Jonggrangan, Mlati, Sleman ini diikuti 16 Pondok pesantren, dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 72 dengan mengusung tema “Membumikan Khasanah Kitab Kuning di Bumi Nusantara”.IMG-20170820-WA0007

Perolehan 5 Medali di ajang olimpiade kali ini sangat prestisius dan menjadi sinyal positif bagi pondok pesantren MBS yang mengusung keseimbangan ilmu umum dan agama, para santri mampu membuktikan dan bisa bersaing dengan pondok pesantren lainnya yang notabene selalu berkutat di masalah kitab kuning.

Harapan kedepannya, semakin banyak lagi santri MBS yang ikut berpartisipasi dalam ajang musabaqah-musabaqah kitab kuning lainnya, yang endingnya santri semakin cinta dan senang dengan kitab-kitab klasik, sehingga dengan kecintaannya menumbuhkan pemahaman dan pengamalan dari ilmu yang ada dalam kitab tersebut. (elmoehammadiy/Foto: Humas)

Baca : 

Direktur Pondok Pesantren Muhammmadiyah Se-Indonesia Ikuti Rapat Koordinasi di Makassar

Masa Orientasi Thalabah dan Thalibat Baru PUTM

Pesantren Muhammadiyah Harus Mampu Melahirkan Kader Ulama yang Mandiri

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles