Kemurnian Tauhid Kunci Kebahagiaan Hidup

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Haedar Nashir: Dalam Tubuh TNI-Polri Ada Jiwa Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi turut menhadiri silaturahim secara virtual bersama jajaran pejabat...

Memahami Pandemi Corona dengan Jurnalisme Data

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Segala hal terkait Pandemi Covid-19 menjadi suguhan setiap hari khalayak. Informasi yang bertebaran menyuguhkan ketidakpastian bagi pembacanya. Maka...

Muhammadiyah Perbolehkan Shalat Jum’at dengan Syarat

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Melihat terus terjadinya fluktuasi kasus Covid-19 di Tanah Air, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui MCCC kembali mengeluarkan tuntunan dan...

Pembukaan Kembali Masjid, Takmir Perlu Keputusan Rasional Bukan Emosional

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dalam hal pencegahan Covid-19 meski diperbolehkan untuk melaksanakan sholat...

Muhammadiyah dan Satgas Lawan Covid -19 DPR Sepakat Memberdayakan UMKM

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerima kunjungan Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI, dibawah komando Sufmi Dasco Ahmad. Rombongan...
- Advertisement -

BENGKULU, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bengkulu mengadakan kajian rutin bulanan bertempat di aula kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), pada Sabtu, 28 Oktober 2017. Pengajian rutin kali ini  menghadirkan Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, H Fathurrahman Kamal, Lc, MSi.

“Spirit pengajian rutin adalah dalam rangka membangun kembali spirit Muhammadiyah bagi warga perserikatan Bengkulu”, ujar ketua PWM Bengkulu, DrH Syaifullah, MA. Hal ini diamini ketua penyelenggara Dekan Fikes UMB, Dr Eva Oktavidianti, M Si. Lebih lanjut ketua PWM berharap spirit bermuhammadiyah akan teraplikasi dalam kehidupan warga persyarikatan.

Dalam tausiyahnya, ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah mengingatkan soal ancaman global terhadap muslim. “Pendangkalan aqidah dan kristenisasi menjadi tantangan dakwah belakangan ini”, ujarnya. Muhammadiyah mesti menjadi pioner dalam menyelesaikan persoalan umat, kemiskinan dan kebodohan.

Menurutnya, pangkal pengokohan serta solusi persoalan umat adalah menguatkan tauhid. Tauhid dalam pandangan ketua Majelis Tabligh akan menjadikan manusia komprehensif memandang kehidupan, tauhid menjadikan manusia lebih besar dan kuat karena keyakinannya kepada Allah swt, dan Tauhid akan menjadi manusia lebih dekat dan akrab kepada Allah swt. “Muhammadiyah tidak perlu risau terhadap ganjang-ganjing zaman, karena dari awal pendirian Muhammadiyah berfokus pada penguatan Tauhid,” katanya. (MPI-PWM Bengkulu)

1 COMMENT

  1. Tolong agendakan kepada pemandu kaum Yasinan, Tahlilan, dan Sholawatan agar SEBAIKNYA TIDAK MELAFALKAN “qolu safa’ati rasulillah” dalam bacaanya tetapi langsung tertuju kpd Allah……, sehingga tidak terkesan berharap pd rasulullah sebagai perantara doa agar menyalurkan / menyampaikan bacaan Yasinan, Tahlilan, dan atau Sholawatan kepada Allah swt. dikawatirkan bisa juga mengkultuskan rasulullah…..sehingga tauhidnya menjadi tidak lurus.
    Diketahui sebagian warga masyarakat terutama di desa2, mengalami kesulitan menemukan Allah sehingga beranggapan bahwa Muhammad rasulullah itu sebagai manifestasi & perwujudan Tuhan. terimakasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -