P60813-120924
Berita

Terinspirasi Liga Champion dan MotoGP, Guru Matematika MBS Ini Masuk Nominasi 20 Hebat Indonesia

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Muhammad Arifin, Guru Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta, membuat pelajaran Matematika tampil lebih menyenangkan dengan media Sport Game Tournament (SGT) yang ia kreasikan. Melalui program pemerintah  The Southeast Asian Minister of Education Organization (SEAMEO) sebuah ajang perkumpulan pegiat Matematika se-Asia Tenggara, Arifin diundang untuk berbagi pengetahuan dengan peserta dari 11 negara tetangga.

Menurutnya SGT merupakan hasil pengembangan dari Team Game Tournament (TGT) yang sebelumnya merupakan karya inovatifnya, yang mana sebuah pembelajaran Matematika yang diadopsi dari tayangan sportainment, seperti, Liga Champions, MotoGP, dan Lari Estafet.. Berkat ide briliannya, Arifin juga diundang sebagai pemateri di Training of Coach (ToC) Nasional Math Fis yang akan di helat di Samsung Smart Learning Class-IGI di Makassar, 13-15 April mendatang.

Dia memaparkan, misalnya SGT Liga Champion adalah pembelajaran yang dikemas dalam permainan yang diadopsi dari pertandingan sepak bola antarklub juara di Eropa. Bagian yang diadaptasi terletak pada fase gugur liga champion, di mana kelas akan dibagi menjadi 8 kelompok kemudian dimulai babak perempat final. Masing-masing akan mengerjakan paket soal yang jumlah benarnya nanti akan dihitung sebagai ‘gol.’

Sementara itu, SGT MotoGP adalah transformasi pembelajaran yang diadaptasi dari cara penskoran. Setiap pembalap punya skor sendiri dan begitu juga dengan timnya. “Setiap pembalap kan dilatih dan di-briefing oleh timnya sebelum mulai perlombaan. Begitu juga agar pembelajaran bisa menyeluruh di kelas, maka dipilihlah dari siswa yang motivasi belajarnya kurang (kurang menguasai materi,” ungkapnya.

Kemudian, SGT Lari Estafet biasanya satu tim terdiri dari empat pelari, di mana pelari kedua akan berlari setelah mendapat tongkat dari pelari pertama dan seterusnya sampai mencapai garis finish dan yang diadaptasi dalam pembelajaran adalah tongkat tersebut diganti menjadi kartu soal. Tidak kalah menarik, baru-baru ini, Arifin juga masuk nominasi 20 guru hebat, terinovatif, unik, dan menyenangkan dalam pembelajaran Matematika dan Fisika versi Ikatan Guru Indonesia (IGI). (Adib/Tira)

Menandai

1 Komentar

Klik disini untuk memberikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *