24.3 C
Yogyakarta
Sabtu, Juli 4, 2020

Rakornas Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Membangun Dakwah Berkemajuan

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Inovasi Mahasiswa FT UM Magelang, Ciptakan Cetakan Gula Jawa Ergonomis

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Pandemi Covid-19 tidaklah menghalangi kreativitas mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Magelang. Terbukti mereka mampu membuat sebuah terobosan teknologi...

Download Logo Milad IPM ke-59

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ikatan Pelajar Muhammadiyah memperingati Milad ke-59 pada tanggal 18 Juli 2020. Pimpinan Pusat IPM telah...

Bantuan FKIP Unismuh untuk Masyarakat Terdampak Banjir Luwu Utara

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten...

Kolaborasi dengan BEM, FAI UMY Bantu Mahasiswa Terdampak Pandemi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan bantuan donasi kepada mahasiswa terdampak pandemi Covid-19.  Wakil Dekan II...

Nelayan Aceh, Pahlawan Kemanusiaan

LHOKSEUMAWE, Suara Muhammadiyah - Dunia kembali dihebohkan dengan peristiwa para nelayan yang membantu para pengungsi ditengah lautan bebas. Kejadian ini terjadi pada...
- Advertisement -

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dr Agus Taufiqurrahman MKes membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Majelis Tabligh PP Muhammadiyah di Hotel Dafam Rohan Bantul, Yogyakarta, Kamis (3/5/2018). Sebanyak 28 Majelis Tabligh PWM, Lembaga, Ortom tingkat pusat serta media persyarikatan menghadiri Rakornas yang bertajuk “Membangun Dakwah Berkemajuan Menuju Indonesia yang Berkeadaban” tersebut.

Dalam sambutannya Agus menyampaikan tentang kebijakan dakwah Muhammadiyah di era milenial di mana saat ini terjadi pergeseran cara hidup dan banyak hal di masyarakat, sehingga dakwah tetap harus dilakukan. Selain itu, menurut Agus, umat menunggu muballigh yang up to date yang kemudian umat dapat mendapatkan referensi cepat melalui internet dan media sosial.

Kemudian, Agus meminta Majelis Tabligh memiliki peran dalam menanggapi politik yang akan dapat menyesatkan. “Menyambut tahun politik, mubaligh-mubaligh Muhammadiyah jangan mau dimanfaatkan sebagai alat politik atau kampanye, peran mubaligh Muhammadiyah harus sebagai penebar pesan kedamaian ditengah panasnya suhu politik yang terjadi saat ini,” tuturnya.

Baca juga: IMM DIY Menggembirakan Dakwah Media

Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Fathurrahman Kamal, Lc, MSi berharap, Rakornas dapat memberikan manfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia di mana membahas persoalan universal bangsa yang tercantum dalam muktamar ke 47 di Makassar. Ia juga mengajak seluruh jajaran Majelis Tabligh untuk merealisasikan amanah yang sudah diberikan dalam putusan Muktamar tersebut.

Fathurrahman mengatakan pihaknya saat ini berusaha mempermudah masalah teknis yang masih ada di dalam Korps Mubaligh dari pusat ke bawah dan ingin menggaet Mubaligh yang dapat diatur untuk tetap sejalan dengan Muhammadiyah. Hal tersebut diusahakan untuk menciptakan kader Mubaligh yang hebat.

Untuk mewujudkan dakwah yang Berkemajuan, melalui forum Rakornas selama tiga hari dari 3-5 Mei 2018 tersebut Majelis Tabligh bersinergi dengan berbagai pihak, diantaranya Gerakan Indonesia Beradab (GIB), Lazismu, dan Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) PP Muhammadiyah.

“Model dakwah sekarang tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, untuk itu Majelis Tabligh nantinya harus bersinergi dengan Lazismu dalam keperluan pendanaan, akan bersinergi dengan majelis dikdasmen dalam pembinaan para guru dan siswa sehingga nanti kita bersama-sama merumuskan kurikulum tabligh dalam pembinaan para guru di bawah naungan Muhammadiyah,” ungkap Fathurrahman.(ppmuh/rizq)

Baca juga: Membumikan Gerakan Jamaah dan Dakwah Jamaah

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles