25.6 C
Yogyakarta
Kamis, Juli 16, 2020

Tingkatkan Semangat, Awak Redaksi SM Ikuti Sharing Motivasi

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ospek UMP Digelar Daring, Rektor Jamin Tetap Seru

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sebentar lagi akan mamasuki tahun ajaran baru. Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) atau...

AMM Pinrang Kembali Rilis Usaha Baru

PINRANG, Suara Muhammadiyah - Setelah sukses menjalankan usaha "BerasMu" yang bergerak di bidang pangan. Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Pinrang kembali melauncing usaha...

STKIP Muhammadiyah Bogor Beri Kompensasi di Masa Pandemi

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Pandemi Covid 19 yang telah melanda Indonesia sekitar empat bulan lamanya telah mengakibatkan efek yang luar biasa ke...

MBS Mas Mansyur Ngawi dan PCM Widodaren Sowan ke Wakil Bupati

NGAWI, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka untuk mensosialisasikan MBS Mas Mansyur Ngawi Tim pendiri MBS Mas Mansyur Ngawi silaturohim ke Wakil Bupati...

Tiga Puluh Auditor Mutu Akademik Unismuh Ikuti Penyegaran

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 30 auditor mutu akademik Unismuh Makassar, ikut penyegaran secara virtual Kamis pagi (16/7/2020). Kegiatan...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sejumlah awak redaksi majalah dan penerbit Suara Muhammadiyah antusias mengikuti sharing motivasi bersama narasumber Dr Bagus Kastolani, Psi di Grha Suara Muhammadiyah, Kamis (12/7). Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat dan kinerja dalam melakukan segala aktivitas terutama bekerja.

Di awal sesi pengasuh rubrik motivasi di SM itu mengajak peserta untuk menyebutkan motivasi apa saja dalam bekerja selama ini. Setelah diurutkan, lalu mengklasifikasikan jenis motivasi menjadi dua, yaitu intrinsik (motivasi dari dalam diri) dan ekstrinsik (motivasi dari luar diri seperti orang lain maupun lingkungan).

Dosen Universitas Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Universitas Airlangga (Unair) tersebut menceritakan di tempat Ia mengajar selalu memberikan waktu sepuluh menit untuk melakukan hal yang disukai agar dalam memulai pembelajaran dalam keadaan yang senang, sehingga mampu menerima pembelajaran dengan baik.

Selain itu, di akhir aktivitas perlu melakukan evaluasi dengan menuliskan daftar apa saja yang telah dipelajari serta apa yang akan dilakukan setelahnya. “Dalam Islam, kita diajarkan untuk muhasabah atau mengevaluasi diri sendiri. Karena dengan mengevaluasi diri sendiri, maka kita lebih mudah mengembangkan diri kita dan menjaga harmonisasi dalam relasi sosial,” tandasnya.

Untuk meningkatkan motivasi, lanjut Bagus, perlu tiga hal, yaitu SIK (Silaturahim, Istirahat, dan Khusnudzan). Menurutnya, silaturahim penting untuk menyambung tali kekerabatan serta akan memunculkan gagasan-gagasan baru. Sementara itu, istirahat sejenak di waktu siang dalam aktivitas kerja itu perlu untuk menyegarkan pikiran. Kemudian, perlu khusnudzan (berprasangka baik) terutama kepada Allah SwT agar apa yang dikerjakan bernilai ibadah dan diridhoi-Nya.(rzq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles