23 C
Yogyakarta
Senin, Juli 6, 2020

Din Syamsuddin dan Amien Rais Hadiri SKBM Kabupaten Magelang

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Desember Diperkirakan Belum Aman Covid-19, Muhammadiyah (Kembali) Putuskan Menunda Muktamar

Yogyakarta, suaramuhammadiyah.id. Empat bulan sudah covid-19 membersamai kita dan sampai hari ini wabah tersebut belum juga menunjukan tanda-tanda akan segera menurun. Melandai...

Haedar Nashir: Masalah RUUHIP Bukan Masalah Umat Islam Vs Pemerintah

Ketua Umum PP Muhamadiyah, Prof Dr H Haedar Nashir, menyampaikan bahwa selama empat bulan masa pandemi yang memprihatinkan ini, Pimpinan Pusat Muhammadiyah...

PusdikHAM Uhamka: RUU HIP Sebaiknya Dihentikan

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pusat Studi dan Pendidikan dan Hak Asasi Manusia (PUSDIKHAM) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka menggelar sebuah Webinar terkait...

Kematian Pangeran Arab Saudi yang Masih Misteri

RIYADH, Suara Muhammadiyah – Pemerintah Arab Saudi mengumumkan bahwa Pangeran Bandar bin Saad bin Mohammad bin Abdulaziz bin Saud bin Fisal Al...

Bimtek IT, Dikdasmen PDM Magelang Mengawal Pembelajaran Online

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Sistem pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 membutuhkan adaptasi baik bagi guru maupun siswa. Bagi guru dituntut lebih dalam...
- Advertisement -

MAGELANG, Suara Muhammadiyah – Acara Silatuhrahim Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) Kabupaten Magelang dalam rangka tahun baru 1 Muharram 1440 Hijriyah digelar di lapangan desa Taman Agung, Muntilan, Selasa (11/9). Dua Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebelumnya, Din Syamsuddin dan Amien Rais hadir dalam kegiatan tersebut yang dihadiri oleh ribuan jam’ah.

Dalam ceramahnya, Din Syamsuddin yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Pusat, mengatakan setiap hadirnya tahun baru islam jangan hanya dipahami dalam konteks sejarah islam semata yakni hijrahnya Nabi Muhammad dari Kota Mekkah ke Madinah. Kehidupan ini perlu dipahami sebagai momentum untuk melakukan hijrah dalam arti lebih luas yakni hijrah mentalitas manusia.

“Ketika proses hijrah secara mental mampu dilakukan maka kehidupan umat dan bangsa dalam berbagai bidang bisa menjadi lebih baik,” ungkap Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP) tersebut.

Din juga berpesan, bahwa umat muslim perlu menjadi menjadi kekuatan dalam proses perubahan dalam rangka upaya mewujudkan bangsa yang berdaulat dalam arti terwujudnya keadilan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat

Din Syamsuddin dan Amien Rais dalam SKBM Magelang (Dok Novi)
Din Syamsuddin dan Amien Rais dalam SKBM Magelang (Dok Novi)

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Periode 1995-1998, Amien Rais, yang turut menghadiri acara tersebut dalam kesempatannya beliau menyampaikan beberapa catatan diantaranya konstitusi negara dalam Undang-Undang Dasar 1945 belum mampu diterapkan dan diperaktekkan dalam kehidupan terkait persoalan ekonomi yang tidak merata.

“Seluruh komponen Bangsa perlu bersatu dan berjuang secara bersama-sama untuk mewujudkan keadilan ekonomi dan sosial sehingga amanat yang ada dalam konstitusi dapat benar-benar diwujudkan” tutur Amien.

Hadir pula dalam acara tersebut yakni Pejabat Sekertaris Daerah Magelang Endra Endah yang mewakili Bupati Magelang, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Jumari, Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang Eko Muh Widodo dan Ahmad Mumtaz Rais.(MPI/Imad/Riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles