27 C
Yogyakarta
Sabtu, Agustus 15, 2020

Baru 2 Tahun, RSUAD Kini Terakreditasi ‘Utama’

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Esai Cerdas di Masa Pandemi (1) Humor di Atas Normal

Menggali ceruk-ceruk pengalaman yang membahagiakan selama lima bulan di rumah saja saya menemukan banyak jurus hidup yang asyik. Salah satu jurus hidup...

Lazismu Medan Gelar Aksi Kemanusiaan Erupsi Sinabung

KARO, Suara Muhammadiyah - Erupsi Sinabung terus berlanjut dalam pekan ini. Kerugian akibat hancurnya lahan pertanian diperkirakan mencapai Rp 41 miliar lebih....

UMSU Gelar Parade Qori dan Qoriah Terbaik Lintas Generasi

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menyambut  Hari Ulang Tahun ke 75 Kemerdekaan RI dan  Tahun Baru Islam, Muharram 1442 Hijriah...

Mengembangkan Sekolah Muhammadiyah Harus Pada Niat

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mengembangkan sekolah Muhammadiyah harus memiliki niat. Kepala Sekolah Muhammadiyah harus memiliki visi misi dan tujuan harus jelas.

Siswa MIM Grubug Ikuti Workshop Seni Baca Puisi

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Tidak semua orang berani mengekspresikan diri tampil di depan banyak orang, baik pidato atau dalam bentuk lain....
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Direktur RS Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dr Rusdi Lamsudi mengatakan dirinya sempat tak percaya bahwa  RSUAD yang baru dilauncing 2 tahun tersebut telah diganjar akreditasi bintang empat atau mendapatkan predikat Utama. Hal tersebut diungkapkannya dalam Jumpa Pers yang digelar Rabu (30/1) di RS UAD. Akreditasi tersebut dikeluarkan pada 31 Desember 2018 oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dan diserahkan pada 14 Januari lalu.

“Ini semua berkat kerja keras kawan-kawan yang sungguh-sungguh mempersiapkan untuk melakukan proses akreditasi. Bahkan banyak RS lain yang bertanya apa kiat-kiat mendapatkan akreditasi utama, padahal RS UAD belum lama secara penuh dimanage oleh UAD,” terangnya.

RSUAD 2

RSUAD yang sebelumnya merupakan akuisisi dari RS Holistika Media, hingga saat ini menurut Rektor UAD Kasiyarno yang juga merangkap sebagai Komisaris Utama PT Adi Multi Husada, terus melakukan pembenahan dan pengembangan. RS yang telah mendapatkan izin dari Pemerintah Kabupaten Sleman sebagai penyelenggara layanan BPJS hingga saat ini kian mendapatkan kepercayaan masyarakat. hal tersebut ditunjukkan dengan jumlah yang mencapai angka 800 pasien rawan jalan setiap bulannya.

“Ini merupakan bentuk kepercayaan yang semakin meningkat kepada RSUAD,” ungkap Kasiyarno.

Dirinya sangat bersyukur atas capaian tersebut yang menambahi daftar prestasi yang dicetak oleh UAD dalam beberaa tahun terakhir. Pelayanan yang prima juga sesuai dengan tag line yang diusung ‘Menolong dengan Ramah’ adalah yang terus-menerus dipertahankan oleh RSUAD.

“Kunci utama dalam mendapatkan capaian tersebut di antaranya adalah kerja Ikhlas, kerja cerdas, dan mumtaz dalam membangun trust.”

Ke depan, menurut Kasiyarno, UAD akan membangun RS Pendidikan yang khusus diperuntukkan bagi penunjang kegiatan belajar mahasiswa FK UAD. Sedangkan RSUAD akan difokuskan untuk secara maksimal melayani masyarakat. Selain itu, UAD juga berencana membangun SMK yang fokus kepada mencetak perawat yang memberikan layanan homecare. Direktur Utama PT ADI Multi Husada Safar Nashir menambahkan bahwa dalam waktu dekat akan menambah jumlah dokter di antaranya dokter anak, dokter mata, dan dokter Obgyn.

Dalam jumpa pers tersebut, RSUAD juga melakukan serah terima bantuan kedaraan operasional dan kendaraan berupa sepeda motor dari kedua mitra UAD yaitu BPD Syariah dan Bank Syariah Mandiri (BSM). (Th)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles