Berita

UMP Bersinergi dengan PCIM Malaysia

Penarikan KKN Internasional (Dok UMP/SM)
Penarikan KKN Internasional (Dok UMP/SM)

KUALA LUMPUR, Suara Muhammadiyah – Penarikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dihadiri Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan ribuan warga di Kuala Lumpur.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Anjar Nugroho mengatakan penarikan KKN Internasional di Malaysia dihadiri Atase Pendidikan dan kebudayaan KBRI di Malaysia Muhammad Farid Maruf, Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus memberi tabligh akbar di hadapan ribuan warga dan simpatisan Muhammadiyah di Kuala lumpur. Selain itu hadir pula pejabat Minister Counsellor Kedutaan Besar Republik Indonesia Agus Badrul Jamal dan Agung Cayaha Sumirat.

Anjar mengaku sangat surprise dengan sambutan luar biasa warga Muhammadiyah di Malaysia yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia. “Insya Allah periode KKN Internasional UMP mendatang akan tetap mengirim mahasiswa di PCIM Malaysia karena program KKN kali ini berjalan bagus dan sukses,” ungkap Anjar dalam keterangannya, Kamis (7/2).

Terkait KKN Internasional, katanya, merupakan kesempatan bagi mahasiswa UMP untuk meningkatkan pengalaman dan ilmu pengetahuan. Para mahasiwa harus berani mengeksplor segenap kemampuan yang dimiliki.

“Teman teman mahasiswa mendapat pengalaman yang luar biasa, bisa jadi kalian ini adalah dutanya UMP. Buatlah sesuatu yang menarik dan jadikan kesempatan ini sebagai pengalamanan yang berharga untuk membangun masa depan,” katanya.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hajriyanto Y Thohari yang juga Dubes RI untuk Lebanon mengatakan dengan adanya KKN Internasional, mahasiswa akan lebih punya kepercayaan diri untuk menjadi manusia yang memiliki masa depan yang cerah dan berkemajuan.

Sementara itu, KBRI di Malaysia Muhammad Farid Maruf mengungkapkan bahwa pihak kedutaan akan memfasilitasi Perguruan Tinggi di tanah air termasuk UMP yang ingin menjalin kerjasama dengan Perguruan Tinggi di Malaysia maupun masyarakat malaysia secara umum.

Ketua PCIM Malaysia Sonny Zulhuda berharap proses KKN bersama keluarga besar Muhammadiyah di Kuala Lumpur akan menjadi bekal yang positif bagi mahasiswa. “Jangan melupakan saudara-saudara Muhammadiyah di Malaysia. Muhammadiyah semakin kuat dengan saling mendukung satu sama lain,” ungkapnya.

Untuk diketahui UMP kini semakin bersinar, setelah sebelumnya masuk dalam deretan 10 besar universitas terbaik di Jawa Tengah, kini UMP telah memiliki puluhan kerjasama dengan luar negeri, sedikitnya ada 47 mahasiswa asing yang sedang belajar di UMP. (tgr)

Pembangunan Universitas Muhammadiyah ‘HAMKA’ di Malaysia Segera Terwujud

20 Perguruan Tinggi Belajar Internasionalisasi di UMP

Unismuh Makassar Panen Raya dan Tanam Jagung Kualitas Unggul

Tambah Komentar

Klik disini untuk memberikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *