smamda
Berita

Fikes UMP Buka Pendaftaran Dua Prodi Sarjana Terapan

Dok UMP/SM
Dok UMP/SM

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah – Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) membuka pendaftaran dua program studi baru pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2019 ini. Kedua prodi tersebut adalah Prodi Teknologi Rekayasa Elektromedik dan Teknik Radiologi Pencitraan. Kedua prodi itu berstrata sarjana terapan (D4).

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMP Ikhsan Mujahidmengatakan pembukaan program studi baru ini untuk menjawab tantangan perkembangan pemanfaatan teknologi kesehatan yang kian pesat pada pelayanan rumah sakit. Tantangan itu meliputi data, teknologi, dan sumber daya manusia.

“Nyaris di semua rumah sakit memanfaatkan teknologi kesehatan. Itu sebagai standar pelayanan rumah sakit,” kata Ikhsan.

Menurutnya untuk menjawab tantangan ini UMP mulai tahun 2019 ini membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk Prodi Teknologi Rekayasa Elektromedik dan Prodi Teknik Radiologi Pencitraan. “Baru sekitar 4 universitas di Jateng yang memiliki prodi tersebut. Kesempatannya masih terbuka luas,” ungkapnya.

Menurutnya dua prodi ini untuk angkatan pertama dibuka kuota masing-masing untuk 40 mahasiswa. Teknis pendaftarannya akan dilayani oleh bagian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMP.

Ia mengatakan dengan bertambahnya dua prodi baru ini Fikes UMP pada tahun 2019 ini memiliki 9 program studi. Masing-masing D3 keperawatan, D3 kebidanan, S1 keperawatan, S1 kebidanan, Ners atau profesi tenaga kesehatan, profesi kebidanan, D4 teknologi laboratorium medik, D4 teknologi rekayasa elektromedik dan D4 teknologi radiologi pencitraan.

Selain sembilan program studi ini Fikes UMP juga sedang mengusulkan 4 program studi baru. Masing-masing  S1 perekam informasi kesehatan, keperawatan anestesi dan D3 teknologi bank darah serta S2 atau magister kesehatan. “Keempatnya tinggal menunggu persetujuan Dikti,” kata Ikhsan.

Menurutnya secara kapasitas UMP sudah mampu membuka program magister kesehatan. Saat ini UMP sudah memiliki 4 doktor perawat dan satu doktor bidang kesehatan. (tgr)

Menandai

Tambah Komentar

Klik disini untuk memberikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *