smamda
Berita

Mengenang Sang Pendongeng Geolog

Ketua MDMC PP Muhammadiyah Budi Setiawan dalam bincang bencana mengenang Pakde Rovicky (Dok IA/SM)
Ketua MDMC PP Muhammadiyah Budi Setiawan dalam bincang bencana mengenang Pakde Rovicky (Dok IA/SM)

BANTUL , Suara Muhammadiyah – Dalam rangka mengenang sang pendongeng geolog Rovicky Dwi Putrohari, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) adakan forum bincang-bincang bencana yang bertajuk “Belajar Mitigasi Bencana Melalui Dongeng ala Pakde Rovicky” yang diselenggarakan di Ruang Minitheater Gedung D lantai 4 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu (16/3).

Kepergian Rovicky 4 Maret lalu meninggalkan duka yang mendalam bagi rekan dan keluarga. Mewakili keluarga pak Rovicky, Ronny Primanto (Kakak Rovicky) mengungkapkan sosok Rovicky yang sangat dikenal sebagai pendongeng memang sudah terbentuk dari keluarganya.

“Jadi memang kami berdua ini diasuh  oleh bapak saya, dan bapak saya ini memang suka ketika mau tidur bercerita, dan itu menambah pengetahuan kami dalam menghadapi kehidupan selanjutnya, dan itu juga yang di ajarkan oleh Rovicky kepada anak-anaknya”.ungkapnya

Sementara itu ketua Departemen Teknink Geologi UGM Heru Hendrayana, memaparkan keahlian Rovicky dalam mendongengkan fenomena geologi yang ditulisnya di Blog “Dongeng Geologi” sejak tahun 98, dalam Blog tersebut Rovicky menyebut dirinya sebagai “Pakdhe”, menurutnya cara yang digunakan Rovicky ini sangat efektif dalam sosialisasi dengan masyarakat.

“Tutur kata cara menyampaikan yang jadi kelebihan dari almarhum ahli geologi yang pintar sagala macam saat ngomong  masyarakat tidak ngerti. nah beliau inilah yang mampu menjembatani bidang geologi yang sangat aneh ini menjadi populer dan mudah di pahami”.tuturnya

Heru juga meceritakan sosok Almarhum yang suka berdiskusi dengan rekan yang berkompeten di bidangnya sebelum kemudian ditulisnya di blog.

“Dia selalu berdiskusi, jadi bapak ibu jangan mengira bahwa apa yang ditullis adalah pendapat pribadi, beliau ini selalu berkomunikasi dengan teman-temannya, jadi apa yang ditulis oleh beliau itu sebenarnya akurat. kita butuh informasi yang akurat bukan hoak hoak an”imbuhnya.

Tak hanya itu, Sri Atmadja selaku Direktur Program Pasca Sarjana UMY/ Divisi Pengurangan Resiko Bencana MDMC PP Muhammadiyah juga menyampaikan, betapa sosok Rovicky yang sangat dikenal di bidang Geolog itu mampu merubah informasi dari bahasa yang sangat sulit dipahami oleh masyarakat menjadi seperti bahasa yang lebih dekat dan melekat ditelinga masyarakat, karena dalam menyampaikan informasi kebencanaan kepada masyarakat harus menggunakan bahasa yang tepat, mengingat informasi ini sangat penting untuk diketahui oleh orang banyak.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan kepada keluarga Rovicky yang diwakili oleh kakaknya (Rony) sebagai penutupan. Sebagai tanda betapa sosok sang pendongeng geolog ini begitu terkenang dikalangan masyarakat terutama keluarga besar MDMC. (ian/anf)