30 C
Yogyakarta
Rabu, Juli 8, 2020

Siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Raih Silver Award di Thailand

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

FGM Purworejo Rancang Kemajuan Bidang Pendidikan

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah – Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Silaturahmi dan Bincang Pendidikan di Aula Pondok Pesantren Darul Arqom SMP...

Gandeng Mitra Internasional, FKIP UMS Kembangkan Sekolah Penggerak di Karanganyar

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengembangkan sekolah penggerak, kali ini pada jenjang...

Lazismu Medan dan Yayasan Anak Bangsa Bisa Salurkan Bantuan

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Lazismu Kota Medan terus melakukan penguatan perannya dengan membangun jejaring dengan pihak lain. Kali ini Lazismu Kota Medan...

Cegah Negara Menjadi Neo-Otoritarian

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Rembug Nasional digagas Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam memandang dinamika kebangsaan aktual. Dalam hal ini terkait Ancaman Kebebasan Sipil...

Ta’awun Sosial PRA Wirobrajan Berbagi Sesama

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Wirobrajan mengajak masyarakat untuk Sedekah Jariyah Peduli Covid-19 dengan cara yang unik. Bertajuk “Ihlas Berbagi...
- Advertisement -

PHUKET, Suara Muhammadiyah-Siswa kelas IV SD Muhammadiyah PK Kottabarat  Solo sukses meraih Silver Award dalam Final Round Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2019 yang digelar di Phuket, Thailand, pada Jumat-Senin, 5-8 April 2019.

Siswa tersebut lolos ke final di Thailand setelah meraih silver award saat final heat round Indonesia pada 13 Oktober 2018 yang lalu. Materi yang dilombakan meliputi berpikir logis , aritmatika / aljabar, teori angka, geometri, dan combinatorics. Tiap jenis materi tersebut terdiri dari enam soal.

Final round Thailand Internasional Mathematical Olympiad (TIMO) diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari empat belas negara, yaitu Hong Kong, Cina, Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Ukraina, Filipina, Kirgistan, Iran, Taiwan, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja. Peserta lomba terdiri dari Primary 1 hingga senior secondary.

Kegiatan Final Round dibagi menjadi tiga kegiatan utama.  Hari pertama diisi dengan uji coba lomba yang diselenggarakan di Duangchanok Hall.  Kegiatan hari ke dua, yaitu lomba utama yang diselenggarakan di Headstart International School.  Sedangkan hari ke tiga, prize award ceremony, yaitu penyerahan hadiah yang bertempat di gedung Siam Niramit.

Danendra mengaku menyukai pelajaran Matematika sejak kelas I SD. Ia selalu merasa tertantang setiap kali menghadapi soal-soal Matematika. Untuk periapan menghadapi olimpiade internasional, ia setiap hari belajar latihan soal selama satu jam. “Saya belajar soal-soal didampingi Papa karena beliau juga senang berhitung dan logika,” ungkap putra pasangan Sakti Sulistiyarso Kusumo dan Aryani Sri Sunarti ini.

Kedua orang tua Danendra ikut mendampingi final di Thailand. Mereka sangat terharu dengan prestasi anaknya. “Kami selalu memotivasi Dane supaya fokus pada apa yang menjadi minatnya, dan alhamdulillah bisa berprestasi di tingkat internasional”, ungkap Aryani Sri Sunarti. “Silver award ini sekaligus hadiah ulang tahunnya yang ke-10, 4 April yang lalu.

Muhamad Arifin, selaku Wakasek Bidang Kesiswaan dan Humas berharap bahwa prestasi ini bisa menjadi motivasi keluarga besar SD Muhammadiyah PK Kottabarat untuk terus berprestasi. “Kesuksesan hari ini di level internasional semoga lebih memotivasi siswa yang lain untuk bisa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” imbuhnya. (Muhamad Arifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles