22.3 C
Yogyakarta
Minggu, Juli 5, 2020

Raketnya Sempat Patah, Atlet Cilik Ini Juara Satu O2SN

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Inovasi Mahasiswa FT UM Magelang, Ciptakan Cetakan Gula Jawa Ergonomis

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Pandemi Covid-19 tidaklah menghalangi kreativitas mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Magelang. Terbukti mereka mampu membuat sebuah terobosan teknologi...

Download Logo Milad IPM ke-59

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ikatan Pelajar Muhammadiyah memperingati Milad ke-59 pada tanggal 18 Juli 2020. Pimpinan Pusat IPM telah...

Bantuan FKIP Unismuh untuk Masyarakat Terdampak Banjir Luwu Utara

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten...

Kolaborasi dengan BEM, FAI UMY Bantu Mahasiswa Terdampak Pandemi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan bantuan donasi kepada mahasiswa terdampak pandemi Covid-19.  Wakil Dekan II...

Nelayan Aceh, Pahlawan Kemanusiaan

LHOKSEUMAWE, Suara Muhammadiyah - Dunia kembali dihebohkan dengan peristiwa para nelayan yang membantu para pengungsi ditengah lautan bebas. Kejadian ini terjadi pada...
- Advertisement -

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kerja keras, ketekunan, dan dukungan orang tua dan sekolah menjadi modal utama bagi Fiersha Aulia Aqilla Shafa Azzahra mengikuti Olimpiade Siswa Nasional (O2SN) SD/MI tingkat Kota Surakarta tahun 2019.

Siswi kelas V C SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Surakarta, ini berhasil menjadi juara dan membawa pulang dua piala dari ajang Badminton.

“Kemarin aku tanggal 28 Oktober 2018 berhasil menjuarai lomba Badminton Juara 1 tingkat Jawa Tengah di Cilacap walaupun jelang lomba raket patah, dan 18 Maret 2019 Juara 1 Putri cabang olahraga Bulutangkis,”cerita Fiersha, Selasa (9/4).

“Satu minggu latihan 7 kali tiap sore dan 3 kali tiap pagi dengan pelatih Dwi Jayanti, semoga saya bisa jadi atlet Nasional dan saya selalu membanggakan ibu Sari, ayah, teman-teman dan guru-guru,” sambung dia.

Namun, selama ini dia telah banyak berlatih hingga meraih berbagai prestasi di bidangnya.

“Jangan lupa rajin berlatih kalau bakatmu sudah kau ketahui. Saya selalu kasih masukan dia biar fokus dan terus berdoa,” tutur Dwi Haryanto, ayah Fiersha.

Sebagai orang tua, Dwi  hanya bisa memberikan dukungan dan doa. Dia berharap sang anak bisa mewujudkan mimpi menjadi atlet bulutangkis nasional, “Saya sebagai orang tua cuma bisa berdoa dan mendukung. semoga dia bisa jadi atlet nasional.”

Prestasi cemerlang yang diraih Fiersha tak membuatnya berbangga diri. Sampai saat ini, dia masih giat berlatih demi mewujudkan impiannya. Dia juga berpesan kepada anak-anak seusianya untuk terus berusaha menggapai cita-cita. “Kalau mau sukses jangan gampang menyerah. Terus berusaha dan rajin berlatih,” tandasnya.

Wakil Kepala Sekolah bidang Humas Jatmiko mengatakan, sangat senang melihat anak-anak juara.

”Semoga mampu memotivasi anak-anak yang lain pada masa yang akan datang. Sangat bangga dan senang anak-anak bisa juara di tingkat kota dan provinsi tentunya ini menjadi kebanggaan sekolah Muhammadiyah dan Kota Solo,” ungkap Jatmiko. (Riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles