22.3 C
Yogyakarta
Minggu, Juli 5, 2020

Kompetisi Debat SEADC 2.0 UMY 2019 Resmi Dibuka

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Inovasi Mahasiswa FT UM Magelang, Ciptakan Cetakan Gula Jawa Ergonomis

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Pandemi Covid-19 tidaklah menghalangi kreativitas mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Magelang. Terbukti mereka mampu membuat sebuah terobosan teknologi...

Download Logo Milad IPM ke-59

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ikatan Pelajar Muhammadiyah memperingati Milad ke-59 pada tanggal 18 Juli 2020. Pimpinan Pusat IPM telah...

Bantuan FKIP Unismuh untuk Masyarakat Terdampak Banjir Luwu Utara

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten...

Kolaborasi dengan BEM, FAI UMY Bantu Mahasiswa Terdampak Pandemi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan bantuan donasi kepada mahasiswa terdampak pandemi Covid-19.  Wakil Dekan II...

Nelayan Aceh, Pahlawan Kemanusiaan

LHOKSEUMAWE, Suara Muhammadiyah - Dunia kembali dihebohkan dengan peristiwa para nelayan yang membantu para pengungsi ditengah lautan bebas. Kejadian ini terjadi pada...
- Advertisement -

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Student English Activity Debate Competition 2.0 (SEADC 2.0) 2019 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) resmi dibuka pada Jum’at 12 April 2019 yang diselenggarakan di Gedung Amphitheater E6 dengan tema “The Youth Action Towards Millennials Era”, Jum’at (12/4)

Acara yang digelar pada hari Jum’at-Ahad (12-14) April 2019 ini resmi dibuka oleh Muhammad Faris Alfadhats selaku Kepala Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) UMY sekaligus menyampaikan sambutan kepada para peserta SEADC 2.0 2019 yang telah hadir.

Dalam acara pembukaan ini juga turut dihadiri oleh Syagung Gunawan May sebagai (Finalis Asian British Parliamentary Debating Championship 2018), dan juga Hanum Amalia sebagai (Best Speaker Indonesia Varsity English Debate 2018) sebagai pemateri. Yang seharusnya juga dihadiri oleh Fadhilah Fitri Primandari sebagai (Co-Ca of Founders Trophy 2018), akan tetapi berhalangan hadir karena ada agenda di kampusnya.

Dimash Titis Achmad M selaku Ketua Panitia SEADC 2.0 menjelaskan bahwa ketidak hadiran pemateri ketiga ini dikarenakan sedang mengikuti seminar proposal dikampusnya Universitas Indonesia (UI). “Fadhilah dari UI Jakarta karena kebetulan hari ini ada Seminar Proposal dikampusnya, jadinya berangkat sore ini, nanti malam baru sampai di Jogja,” ungkap Dimash

Kemudian alasan dari panitia SEADC 2.0 kenapa mengangkat tema tentang Millennial, karena banyak orang-orang sekarang ini yang membicarakan tentang Era Millennial, akan tetapi hanya sedikit yang mengetahui apa yang dimaksud Era Millennial itu sendiri.

Dan dalam Kompetisi Debat kali ini, mengingat tema tentang Era Millennial tersebut sangat luas, maka akan di fokuskan pada bagaimana cara Millennial sekarang ini memanfaatkan Media-media Sosial dan Digital dengan baik. “Bagaimana dari wadah-wadah millennial kayak sosial media, dan media-media yang dipakai itu bener-bener dimanfaatkan bagi anak-anak millennial itu sendiri dengan baik dan bijak,” tandas Dimash

Andi Firmansyah selaku Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) juga menyampaikan bahwa yang membedakan antara SEADC 2.0 sekarang dengan yang sebelumnya yaitu tidak jauh berbeda, dan ingin mencoba untuk mengmbil tema tentang Era Millennial. “Kalau SEADC kali ini  sebenarnya tidak jauh berbeda, karena memang sebelum pelaksanaan ini pasti kita juga melihat evaluasi dari apa yang terjadi pada SEADC tahun lalu, mungkin dari temanya itu yang belum kita coba kita hadirkan itu berbeda dari SEADC sebelumnya,” pungkas Andi. (ian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles