33 C
Yogyakarta
Sabtu, September 19, 2020

LKTI Nasional Pharma Demic, Mahasiswa UMP Raih Juara 1

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Wejangan Ketua PDM Gunung Kidul dalam Pembinaan Ideologi Muhammadiyah

GUNUNG KIDUL, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunungkidul melakukan Pembinaan Ideologi Muhammadiyah di PCM Girisubo. Drs. H. Sadmonodadi, MA. Ketua PDM...

MDMC Respon Banjir Kalteng di Tengah Pandemi

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah -  Intensitas curah hujan yang cukup tinggi di Kalimamtan Tengah minggu ini dan luapan sungai sungai berdampak banjir   di...

Kolaborasi HW Masa Pandemi Latgab Virtual

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Pandu Madrasah Aliyah Muhammadiyah 8 Takerharjo Solokuro sungguh mapan. Jumat, 18 September 2020 di Laboratorium komputer MAM 8...

Deklarasi Millenial Peserta Masta IMM UMP Bersama Berbagai Tokoh

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Ribuan mahasiswa Masa Ta’aruf (Masta) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah melakukan...

Ihyaul Ulum Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Baru UMM

MALANG, Suara Muhammadiyah - Kita sekarang hidup pada era dimana perusahaan taksi terbesar di dunia, tidak memiliki satupun armada taksi (uber, grab,...
- Advertisement -

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah – Satu lagi prestasi membanggakan ditoreh Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Nenden Aulia Shifa, bersama Kintan Nur Romadhona, dan Diyas Hanifah Indrawati. Mereka berhasil meraih juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional dan Pharmacist Academic Festival (Pharma Demic) yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.

Lomba karya tulis mahasiswa ini merupakan upaya untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah kreatif serta inovatif untuk kepentingan bangsa dan negara. Khususnya dalam  pengembangan Ilmu Kefarmasian.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Farmasi Erza Genatrika MSc Apt menyebutkan peserta even ini adalah mahasiswa dari universitas di seluruh Indonesia. Dari sekian banyak peserta yang terdaftar, diambil 6 besar tim yang lolos.

“Saya dan tim mengikuti lomba itu dengan melewati seleksi abstrak dari sekitar 35 peserta, kemudian yang terundang  sebagai finalis dibabak akhir ada 6 tim yaitu, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya, Universitas Gajah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, dan Universitas Sebelas Maret,” tutur Nenden melalui pesan singkatnya, Senin (29/4).

Tim yang diketuai oleh Nenden Aulia Shifa ini bertemakan tentang Ragam Teknologi Farmasi Berbasis Bahan Alam dengan sub tema, pangan, kosmetik dan obat-obatan.

“Dalam karya tulis itu kami mengangkat, ACUSTIC (Anti Ulcus Diabetic) Nanofiber Transdermal Patch dari Kurkumin dalam Kunyit (Curcuma domestica Val) Sebagai Langkah Kuratif Ulkus Diabetikum,” katanya.

Terkait dengan hal itu, Rektor UMP Dr. Anjar Nugroho mengaku bersyukur dan mengapresiasi atas prestasinya yang berhasil diraih oleh mahasiswa fakultas farmasi tersebut sebagai juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional.

Menurut dia, apa yang diraih Nenden Aulia Shifa, bersama Kintan Nur Romadhona, dan Diyas Hanifah Indrawati merupakan sebuah capaian prestasi yang membanggakan.

“Alhamdulillah, selamat untuk ananda Nenden Aulia Shifa, bersama Kintan Nur Romadhona, dan Diyas Hanifah Indrawati. Semoga mampu terus berprestasi di bidang kefarmasi,” katanya.

Dengan keberhasilannya meraih juara 1 lomba karya tulis ilmiah tinggkat nasional, kata dia, ketiga mahasiswa tersebut membawa nama harum UMP.

Lebih lanjut Rektor mengatakan UMP memberikan ruang seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri dalam bidang akademik dan nonakademik sesuai dengan minat dan bakat mahasiswa.

“Siapa pun yang memiliki kemampuan dan peluang untuk menunjukkan potensinya agar dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya. (tgr)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles