smamda
Khutbah

Menjaga Alam dengan Program Eco-Masjid

Masjid Islamic Center UAD

Oleh: Ananto Isworo

Assalaamu’alaikum Wr Wb

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.

يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ …

Jama’ah shalat jum’at yang dirahmati Allah…

Al-Qur’an menyebutkan salah satu ciri manusia yang unggul adalah  manusia yang aḥsanu ‘amalan (terbaik dalam amal perbuatan/karya). Salah satu PR kita hari ini adalah bersama untuk menjaga kelestarian alam.

Berbicara tentang upaya kita dalam menjaga kelestarian alam, sebagai sebuah proses mitigasi (mengurangi dampak bencana), salah satunya adalah dengan memberdayakan masjid sebagai pusat berkumpulnya umat, sarana edukasi, pusat ibadah, dan juga pusat percontohan dalam pengendalian dampak lingkungan. Kenapa masjid ?

Allah berfirman dalam QS  At Taubah ayat 18:

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ  

“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Salah satu  pesan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis,

Sesungguhnya Allah baik dan menyukai kebaikan, bersih dan menyukai kebersihan, murah hati dan senang kepada kemurahan hati, dermawan dan senang kepada kedermawanan, karena itu bersihkanlah halaman rumahmu dan jangan meniru-niru orang-orang Yahudi” (HR Tirmidzi)

Mari kita renungkan sejenak pesan Nabi Muhammad dalam hadis tersebut, ada pesan untuk mencintai kebersihan karena Allah juga menyukai kebersihan. Dari kata ini bisa kita terjemahkan dalam bentuk amal untuk mewujudkan masjid ramah lingkungan (eco-masjid). Caranya bagaimana?

Pertama, Bangunan masjid harus memperhatikan sisi arsitektur yang ramah lingkungan. Misal, membuat jendela besar yang mempermudah angin masuk, sehingga tidak memerlukan banyak AC atau kipas angin. Terpenuhinya banyak cahaya yang masuk, sehingga jika siang hari tidak memerlukan lampu supaya hemat listrik. Struktur bangunan yang kuat, sehingga tahan untuk antisipasi gempa. Struktur bangunan yang lebih tinggi sehingga tidak gampang terkena banjir.

Kedua, Membuat sumur resapan air untuk memanen air hujan, atau pun bekas air  wudhu, sehingga masjid memiliki cadangan air untuk memenuhi sumur-sumur masjid.

Ketiga, dengan menanam banyak tanaman penghijau di area sekitar masjid. Sekiranya masih memiliki tanah yang luas, bisa ditanam pohon besar/keras. Tapi sekiranya area tanah yang tersisa hanya sedikit, bisa disiasati dengan menanam tanaman hias untuk taman. Hal ini selain bisa untuk menyediakan oksigen yang kita butuhkan, juga bisa menjadi cara mengurangi panasnya sinar matahari, dan sekaligus akar pohon sangat berguna untuk menyimpan air.

Keempat, Masjid sebagai pusat pengabdian bisa untuk menggerakkan jama’ah dakwah jama’ah dengan program Gerakan Shadaqah Sampah berbasis eco-masjid.  Gerakan ini adalah upaya mengumpulkan sampah non-organik atau sampah yang masih bisa dijual kembali dari seluruh jama’ah maupun masyarakat umum. Pengumpulan bisa menggunakan halaman masjid dan dikelola oleh Takmir, Remaja Masjid, Ibu-ibu pengurus pengajian. Sampah yang terkumpul dipilah sesuai jenisnya oleh para relawan dan dijual. Hasilnya bisa digunakan untuk santunan beasiswa anak-anak yatim piatu dan dhuafa. Santunan sembako bagi janda dan fakir miskin. Santunan kesehatan bagi warga kurang mampu. Selain itu, bisa juga digunakan untuk membantu subsidi operasional Taman Pendidikan Al Qur’an.

Kegiatan tersebut sangat mungkin untuk dilaksanakan dalam rangka, melestarikan dan menjaga lingkungan dari dampak bertumpuknya sampah, demi kemanfaatan bagi sesama. Prinsip yang diambil adalah prinsip takaful dan ta’awun. Sehingga masyarakat atau jama’ah bisa semakin mencintai masjid, hatinya selalu rindu kepada masjid.

Sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad SAW:

Dan tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid), untuk membaca Kitabullah (al-Qur’an) dan mempelajarinya di antara mereka melainkan akan turun ketentraman kepada mereka, rahmat akan menyelimuti mereka, para malaikat menaungi mereka dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di hadapan para malaikat di sisi-Nya…“ (HR. Muslim).

Mempelajari Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW kemudian diwujudkan dalam bentuk karya amal perbuatan atau program bisa memberi manfaat bagi semua kalangan. Karena ketaqwaan itu tidak stagnan, tetapi bersifat dinamis, progressif, dan produktif. Ketaqwaan tidak berhenti pada ucapan, keyakinan saja, melainkan harus digerakkan dalam amal/karya, sehingga seimbang antara ḥablumminallah dan ḥablumminannas. Manusia memiliki kewajiban untuk menjaga lingkungan dan alam, sebaliknya alam atas izin Allah SWT akan memberikan kemakmuran dan kebahagiaan bagi manusia. Oleh karena itu mari kita gerakkan masjid-masjid kita untuk menjadi pioner bagi kelestarian alam dan lingkungan.

أَقُوْلُ قَوْلِي هَذا أَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

Khutbah kedua

انَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

 


Ananto Isworo, S.Ag

Founder Gerakan Shadaqah Sampah Kampung Brajan, Ketua KMM PCM Kasihan

Tambah Komentar

Klik disini untuk memberikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *