Muhammadiyah telah Praktekkan Kehidupan Berpancasila

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Haedar Nashir: Dalam Tubuh TNI-Polri Ada Jiwa Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi turut menhadiri silaturahim secara virtual bersama jajaran pejabat...

Memahami Pandemi Corona dengan Jurnalisme Data

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Segala hal terkait Pandemi Covid-19 menjadi suguhan setiap hari khalayak. Informasi yang bertebaran menyuguhkan ketidakpastian bagi pembacanya. Maka...

Muhammadiyah Perbolehkan Shalat Jum’at dengan Syarat

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Melihat terus terjadinya fluktuasi kasus Covid-19 di Tanah Air, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui MCCC kembali mengeluarkan tuntunan dan...

Pembukaan Kembali Masjid, Takmir Perlu Keputusan Rasional Bukan Emosional

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dalam hal pencegahan Covid-19 meski diperbolehkan untuk melaksanakan sholat...

Muhammadiyah dan Satgas Lawan Covid -19 DPR Sepakat Memberdayakan UMKM

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerima kunjungan Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI, dibawah komando Sufmi Dasco Ahmad. Rombongan...
- Advertisement -

BANDAR LAMPUNG, Suara Muhammadiyah-PP Muhammadiyah dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) kembali mengadakan kegiatan Sosialiasi dan Aksi Negara Pancasila sebagai Darul ‘Ahdi Wasy Syahadah (Sabtu, 29/06). Kali ini yang menjadi peserta adalah aktivis Pemuda Muhammadiyah. Acara tersebut berlangsung di Aula KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Lampung (UML).

Hadir sebagai narasumber ; Azrul Tanjung dari Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah, Abu Nasir dari Kemenko PMK, Adi Jaya Saputra Pengusaha Muda, dan Dalman, Rektor UML.

Azrul Tanjung mengatakan bahwa kita itu harus melihat Islam secara kaffah, karena Islam itu mengatur seluruh aspek kehidupan, termasuk ekonomi. “Acara ini sangat bagus bagi kalangan pemuda. Ada penguatan kebangsaan juga kemandirian ekonomi” Ujarnya.

Dalman mengapresiasai kegiatan ini, karena dapat mencerahkan para pemuda sebagai generasi bangsa. Dan sesuai dengan visi kampus, yaitu menciptakan entrepreneur.

Adapun Abu Nasir selaku pemateri dari Kemenko PMK mengatakan, “kita hidup di negara yang sudah memiliki kesepakatan yaitu Pancasila. Maka, semua anak bangsa harus mematuhi perjanjian itu”.

Menurut Faozan Amar selaku Koordinator Program mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara PP Muhammadiyah dengan Kementerian PMK dalam rangka sosialisasi keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-47 tahun 2015, yaitu Pancasila sebagai Darul ‘Ahdi Waysahadah. “Salah satu praktik kehidupan ber-Pancasila yang dilakukan Muhammadiyah antara lain dengan mendirikan lembaga pendidikan dan kesehatan untuk semua rakyat tanpa melihat suku, agama ras dan golongan. Dan dalam bidang ekonomi, Muhammadiyah terus mendorong adanya pemerataan ekonomi dan terus berupaya agar daya saing umat meningkat” tuturnya. (FA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -