24 C
Yogyakarta
Kamis, Agustus 13, 2020

Haedar Nashir Lepas 53 Mahasiswa Magang dan KKN Internasional ke Thailand dan Kamboja

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Pengabdian, Dosen Manajemen UMY dan Warga Bausasran Adakan Penghijauan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sempitnya lahan tidak menyurutkan keinginan warga RW 11 Bausasran Kecamatan Danurejan Kota Yogyakarta untuk menghijaukan wilayahnya.

Asah Kreativitas, PMM UMM Ajari Anak-Anak Seni Kolase

BLITAR, Suara Muhammadiyah - Kelompok Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang melakukan pengabidan masyarakat dengan mengajari anak-anak membuat kolase. Kegiatan...

Dosen FEB UMY Latih Jamaah Pengajian Membuat Kain Shibori

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk kewajiban dalam Catur Dharma Perguruan Tinggi. Disamping itu pengabdian masyarakat di era...

Semua Siswa Dapat, SMK Mutu Tegal Bagikan Perdana Plus Kuota untuk PJJ

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Bentuk pelayanan selama diberlakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam masa covid 19. SMK MUTU Tegal berikan kartu perdana...

Islam, Alam, dan Tugas Manusia

Alam akan membawa manfaat dan berkah bagi manusia, manakala telah melaksanakan tugasnya terhadap alam, yakni mengembalikan alam ke jalan yang benar. Yakni...
- Advertisement -

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr Haedar Nashir, MSi melepas sebanyak 53 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) untuk program magang dan kuliah kerja nyata internasional ke Thailand dan Kamboja.

Ke 53 mahasiswa yang dilepas Ketua Umum PP Muhammadiyah berasal dari Fakultas Agama Islam yang terdiri dari Managemen Bisnis Syariah 3, Perbankan Syariah 28, Pendidikan Agama Islam 18 orang, dan PAUD 4 orang.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan, program internasionalisasi Muhammadiyah dimulai sejak tahun 2010 sebagai bagian dakwah internasional Muhammadiyah.

“Muhammadiyah sudah mengembangkan program internasional di Kairo, Mesir, Pusat Dakwah Muhammadiyah untuk kawasan Timur Tengah,” kata Haedar di Kampus Pascasarjana UMSU Medan, Ahad (30/6).

Selain Kairo, kata Haedar, Muhammadiyah membuka Muhammadiyah College di Melbourne, Australia dan pembukaan Universitas Muhammadiyah di Malaysia untuk program S2 dan S3.

Kepada mahasiswa UMSU yang akan dilepas, Haedar berharap untuk menjadi proses meningkatkan kapasitas diri, selain meningkatkan kemampuan komunikasi universal.

Haedar menyambut rencana kerjasama UMSU dengan perguruan tinggi di Tiongkok. Tiongkok adalah negara yang memiliki lompatan  besar dalam bidang politik dan ekonomi.

Sementara itu Rektor UMSU Dr Agussani dalam sambutannya menegaskan saat ini UMSU tengah gencar melakukan berbagai program kerjasama internasional dengan berbagai universitas di Luar Negeri. Program internasionalisasi menjadi keharusan bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Kerjasama internasional sudah dilakukan UMSU di 63 negara. Program kerjasama sudah diawali sejak 5 tahun lalu.

Selain melepas, UMSU juga akan menerima mahasiswa asing untuk belajar di UMSU. Menurutnya UMSU akan memberikan dukungan khusus untuk mahasiswa yang berasal dari Kamboja dan Laos.

Program Magang dan KKN Internasional Mahasiswa UMSU ke Thailand dan Kamboja akan berlangsung selama satu bulan.

Hadir pada pelepasan 53 mahasiswa UMSU yaitu Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut Prof Dr Hasyimsyah Nasution, Rektor UMTS Muksana Pasaribu dan Ketua Urusan Internasional UMSU dr Eka Airlangga. (Syaifulh/Rizq)

- Advertisement -

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles