24 C
Yogyakarta
Selasa, Agustus 11, 2020

Wapres Jusuf Kalla Silaturahmi ke Kediaman Buya Syafii Maarif

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

UM Metro PTS Terbaik di Sumatera Versi Webomatrics

METRO, Suara Muhammadiyah - Dalam rilis terbaru Webomatrics edisi Juli 2020, Universitas Muhammadiyah Metro bertahan di peringkat pertama sebagai perguruan tinggi swasta...

Khutbah Ta’aruf Hajriyanto di SMP Mutual: Pentingnya Komunikasi dan Menjalin Relasi

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Salah satu aspek yang akan menentukan keberhasilan dimasa mendatang adalah sejauh mana kemampuan berkomunikasi serta menjalin relasi dengan...

Haedar Nashir: Kerjasama Jadikan Unismuh Unggul dan Berkemajuan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag resmi dilantik jadi Rektor baru Unismuh Makassar periode 2020-2024. Prof Ambo Asse...

Prof Ambo Asse Resmi Dilantik Jadi Rektor Baru Unismuh ke-11

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag resmi dilantik menjadi Rektor Unismuh Makassar. Guru Besar dari UIN Alauddin Makassar...

Kiprah Prof Rahman Rahim Memajukan Unismuh

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Rektor Unismuh  Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM telah berakhir masa periodenya  sebagai rektor sejak Sabtu...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Wakil Presiden Republik Indonesia M Jusuf Kalla berkunjung ke kediaman Buya Ahmad Syafii Maarif, pada Kamis, 15 Agustus 2019, di kompleks perumahan Nogotirto Elok II, Jalan Halmahera D 76, Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Jusuf Kalla tiba di rumah Buya Syafii Maarif pada pukul 08.00WIB, didampingi oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X.

Buya Syafii Maarif mengatakan bahwa kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla merupakan bagian dari silaturahmi, sekaligus menjenguk Buya setelah sembuh dari sakit. “Saya habis sakit, hanya silaturahmi biasa,” ujar Buya usai menerima kunjungan Wakil Presiden. Tercatat, Jusuf Kalla sudah tiga kali mengunjungi rumah Ketua PP Muhammadiyah 1998-2005 ini.

Setelah menceritakan tentang kondisi kesehatannya, Buya Syafii sempat menanyakan tentang kondisi negara terkini, dan dijawab oleh Jusuf Kalla bahwa Indonesia dalam kondisi aman. Hanya saja, kondisi perekonomian global dikhawatirkan ikut berimbas pada Indonesia.

Keduanya juga membicarakan tentang dinamika politik kebangsaan. Buya Syafii menitipkan pesan kepada Jusuf Kalla agar kabinet ke depan disusun dengan memilih komposisi terbaik. Mengakomodasi berbagai kepentingan, memilih sosok berwawasan kebangsaan semisal tentang Pasal 33 UUD 1945 dan Nawacita. Mereka dari kalangan profesional yang berintegritas, memiliki visi ke depan, dan berjiwa petarung. “Profesional bukan anti partai, tetapi harus patriot, petarung, berani.” (ribas)

- Advertisement -
Berita sebelumyaNabi Daud AS
Berita berikutnyaKemerdekaan dan Pengorbanan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles