24 C
Yogyakarta
Selasa, Agustus 11, 2020

Dirigen Mars Muhammadiyah di Kampus Ini Beragama Kristen

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

UM Metro PTS Terbaik di Sumatera Versi Webomatrics

METRO, Suara Muhammadiyah - Dalam rilis terbaru Webomatrics edisi Juli 2020, Universitas Muhammadiyah Metro bertahan di peringkat pertama sebagai perguruan tinggi swasta...

Khutbah Ta’aruf Hajriyanto di SMP Mutual: Pentingnya Komunikasi dan Menjalin Relasi

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Salah satu aspek yang akan menentukan keberhasilan dimasa mendatang adalah sejauh mana kemampuan berkomunikasi serta menjalin relasi dengan...

Haedar Nashir: Kerjasama Jadikan Unismuh Unggul dan Berkemajuan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag resmi dilantik jadi Rektor baru Unismuh Makassar periode 2020-2024. Prof Ambo Asse...

Prof Ambo Asse Resmi Dilantik Jadi Rektor Baru Unismuh ke-11

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag resmi dilantik menjadi Rektor Unismuh Makassar. Guru Besar dari UIN Alauddin Makassar...

Kiprah Prof Rahman Rahim Memajukan Unismuh

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Rektor Unismuh  Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM telah berakhir masa periodenya  sebagai rektor sejak Sabtu...
- Advertisement -

ALOR, Suara Muhammadiyah – Tidak asing bagi warga Muhammadiyah dengan syair Mars Muhammadiyah. Hal wajar ketika mars ini dikumandangkan di kegiatan-kegiatan persyarikatan maupun Amal Usaha Muhammadiyah. Termasuk ketika dikumandangkan di STKIP Muhammadiyah Kalabahi sebagai salah satu Amal Usaha Muhammadiyah Kalabahi pada Kegiatan Pembekalan Praktek Pengenalan Lapangan (PPL) Tahun Akademik 2019/2020.

Yang menarik adalah dirigen (choirmaster) pada Mars Muhammadiyah ini adalah seorang mahasiswa beragama Kristen. Dia adalah Wering Serlin Bapa, Mahasiswi Prodi PGSD Semester VII ini mengaku sangat senang ketika diberikan kepercayaan sebagai seorang dirigen untuk Mars salah satu organisasi Islam terbesar itu.

“Saya cuku senang, ketika diberikan kepercayaan ini.  Sebagai mahasiswa yang kuliah di kampus Muhammadiyah, setidaknya saya bisa memberikan sedikit sumbangsih kepada kampus.  Mungkin salah satunya adalah ketika saya berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan menjadi dirigen”, demikian ungkapnya.

Tidak ada sedikit rasa canggung apalagi kahawatir dalam dirinya, padahal dalam syair tersebut berisi kalimat-kalimat yang berisi nilai-nilai keislaman.

Dok STKIP Muh Kalabahi/SM
Dok STKIP Muh Kalabahi/SM

“Saya juga suka dengan lagu ini.  Saya juga tidak perlu khawatir, karena bagi saya perbedaan agama bukn berarti kita saling menjatuhkan. Ketika saya menyanyikan lagu mars Muhammadiyah bukan berarti saya lantas memeluk Agama Islam.  Dalam pemahaman saya “Agama itu tidak menyelamatkan manusia melainkan Iman,” tambah mahasiswi yang juga pernah mengikuti Pendidikan 12 Nilai Dasar Perdamaian yang dilaksanakan pada saat Pengenalan Kehidupan Kampus.

Ketika ditanya harapan besar dirinya nanti setelah lulus, mahasisi asal Pulau Pantar ini menyampaikan keinginannya untuk bisa menyelesaikan studinya dalam waktu yang tepat dan berharap ada kesempatan untuk melanjutkan pada jenjang selanjutnya.

“Harapan saya adalah bisa lulus tepat waktu.  Setelah lulus nanti, semoga saya bisa menerapkan ilmu saya di tengah-tengah masyarakat dan bisa menyatukan perbedaan di masyarakat.  Dan semoga saya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya (S2)” pungkasnya. (Raspa/Riz)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles