Innalilahi, Kader IMM Wafat dalam Aksi di Kendari

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Majalah Suara Muhammadiyah Kembali

https://www.youtube.com/watch?v=aVUV2i1xMD0 YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dua bulan ternyata terlalu lama untuk ditunggu, ketika setiap hari hanya menumpuk...

Teliti Parenting Kecerdasan Majemuk, Dosen Unmuh Ponorogo Raih Gelar Doktor

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Anak adalah amanah Allah SWT yang wajib dijaga dan diasuh dengan sebaik-baiknya. Sejak pertama kali dilahirkan seorang anak...

Rektor UNMUHA: PTMA Harus Punya Branding yang Kuat

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah – Unmuha adalah salah satu perguruan tinggi yang merupakan penyumbang pemikiran pendidikan di Indonesia. Universitas Muhammadiyah Aceh memproritaskan...

Saatnya Melangkah Berjamaah

Sudah lelah kita berwacana…Sudah lelah kita berdebat……Sudah lelah kita saling bersaing antar sesama…..Sudah lelah kita saling bermain sendiri-sendiri… KINI...

Lima Poin Pernyataan PP Muhammadiyah terkait New Normal

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan pernyataan sikap terkait dengan pemberlakuan New Normal. Berbagai pemberitaan dan pernyataan Pemerintah tentang “new...
- Advertisement -

KENDARI, Suara Muhammadiyah – Inna lillahi wa innaa ilaihi rajiun, kabar duka datang dari keluarga besar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Salah satu kadernya, Randi, meninggal dunia, Kamis (26/9).

Randi merupakan Kader IMM Kendari, Sulawesi Tenggara dan Mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas Halu Oleo. Randi wafat tertembak dalam gelaran aksi demonstrasi bersama menolak RUU bermasalah di DPRD Kendari dan tak sempat terselamatkan dalam perjalanan evakuasi menuju Rumah Sakit.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah turut berduka dan sangat menyesalkan atas meninggalnya Randi. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, kejadian tersebut harus diusut dan ditindak secara hukum dengan tegas dan berat karena menyangkut nyawa anak manusia dan warga negara yang mestinya dilindungi.

“Kejadian yang tidak diharapkan ini harus diusut tuntas dan diselesaikan secara hukum dengan tegas dan seadil-adilnya. Aparat kepolisian dan keamanan hendaknya menjalankan tugas sebagaimana mestinya dan tidak melakukan tindakan-tindakan represif atau kekerasan dalam bentuk apapun sehingga semakin tercipta suasana yang kondusif,” ungkapnya.

Haedar berharap peristiwa tersebut menjadi perhatian dan keprihatinan semua pihak. Agar aksi mahasiswa dan gerakan demonstransi harus ditangani dengan sebaik-baiknya dan tidak boleh ada kekerasan dalam bentuk apa pun.

Semoga almarhum Randi khusnul khatimah dan berlimpah maghfirah serta rahmat Allah. (Riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -