24.3 C
Yogyakarta
Sabtu, Juli 4, 2020

Martir: Buat Immawan Randi

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Inovasi Mahasiswa FT UM Magelang, Ciptakan Cetakan Gula Jawa Ergonomis

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Pandemi Covid-19 tidaklah menghalangi kreativitas mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Magelang. Terbukti mereka mampu membuat sebuah terobosan teknologi...

Download Logo Milad IPM ke-59

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ikatan Pelajar Muhammadiyah memperingati Milad ke-59 pada tanggal 18 Juli 2020. Pimpinan Pusat IPM telah...

Bantuan FKIP Unismuh untuk Masyarakat Terdampak Banjir Luwu Utara

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten...

Kolaborasi dengan BEM, FAI UMY Bantu Mahasiswa Terdampak Pandemi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan bantuan donasi kepada mahasiswa terdampak pandemi Covid-19.  Wakil Dekan II...

Nelayan Aceh, Pahlawan Kemanusiaan

LHOKSEUMAWE, Suara Muhammadiyah - Dunia kembali dihebohkan dengan peristiwa para nelayan yang membantu para pengungsi ditengah lautan bebas. Kejadian ini terjadi pada...
- Advertisement -

Oleh: Bara Patyyradja

Halu Oleo
Halu Oleo

runduk tunduk kami
pada pucat pasih wajahmu
kilau hilal di matamu
yang tak lagi terbuka
untuk selamanya

Randi, Randi

peluru bersarang
di dada kananmu
jangan meratap
engkau terbaring di tanah Ibu

Tuhan bersamamu

di genang darah
di jalan jalan penuh gas air mata
di antara kawat kawat berduri
dan barisan serdadu
yang tak mengijinkan engkau masuk

Peluklah Tanah Ibu
Randi, Randi
yang mengorbankan diri
demi rakyat adalah Martir

Peluklah Tanah Ibu
bibirmu yang dingin
akan mengucapkan seribu kata
lebih lantang dari desing senjata
lebih gigil dari seribu tombak arwah
yang memaku tubuhmu

mayatmu akan bicara pada dunia
lewat mulut siapa saja
mautmu adalah sirene panjang

lengking peluit
yang membangunkan
batu batu
di tembok tembok istana
membangunkan huruf huruf
di kawah sajak para penyair

di kantor kantor
di teba teba jalan
di gedung parlemen
di dada setiap orang
yang hatinya masih bercahaya
lirih doa menggema
hingga ke sunyi liang lahatmu
Peluklah Tanah Ibu, Adikku

Randi, Randi

Bara Patyyradja, KETUA UMUM IMM AR FACHKRUDIN YOGYAKARTA PERIODE 2005-2006

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles