29 C
Yogyakarta
Kamis, Juli 9, 2020

RS UAD Ajak Lansia Bergembira

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ketua LSBO PP Muhammadiyah Resmikan Rumah Kaligrafi Syaiful Adnan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan PusatMuhammadiyah, Drs Syukriyanto, M.Hum kemarin melakukan kunjungan silaturahmi ke Rumah...

PCIM Arab Saudi dan Suara Muhammadiyah Adakan Pelatihan Jurnalistik

MAKKAH, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Arab Saudi (PCIM Arab Saudi) bekerja sama dengan Suara Muhammadiyah (SM) menggelar pelatihan jurnalistik...

BTM Artha Surya Kabupaten Tegal Sinergikan Pengembangan AUM Pendidikan

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Membangun sinergi antar Amal Usaha Muhammadiyah BTM Artha Surya kabupaten Tegal peduli dengan pengembangan tindak lanjut. Yaitu merencanakan...

Covid Talk: Dakwah dan Pendidikan Muhammadiyah berbasis Teknologi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Berkenaan dengan adanya wabah Covid-19 di era generasi Z, maka teknologi merupakan sebuah media yang tidak boleh tertinggal...

Menghadapi Covid-19 Perlu Strategi dan Kemitraan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Allaster Cox, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia menyampaikan bahwa Australia sangat prihatin dengan kondisi di Indonesia...
- Advertisement -

SLEMAN, Suara Muhammadiyah– Penyandang lansia (lanjut usia) umumnya sudah terkena atau memiliki penyakit. Hal ini erat kaitannya dengan fisik yang semakin lemah. Itu sebabnya sebagian besar lansia justru menganggap olahraga sebagai aktivitas yang berat dan melelahkan. Padahal olahraga erat dengan pembentukan fisik yang bugar.

Atas dasar itu, rumah sakit Universitas Ahmad Dahlan (RS UAD) menyelenggarakan lomba senam bugar lansia. Tujuannya, Rusdi Lamsudin Direktur RS UAD ini menyampaikan, adalah untuk menggembirakan lansia. “Lansia identik dengan penyakit dan keterbatasan fisik. Karenanya dengan acara ini kami ingin memberikan semangat kepada lansia, khususnya yang sudah terjangkit penyakit, untuk tetap semangat dan bergembira,” ucapnya.

Sekaligus, sambungnya, mengajak lansia untuk membiasakan olahraga dan gaya hidup sehat. “Nah terkandang, orang beranggapan bahwa olahraga itu membutuhkan fisik yang kuat sebab dipandang berat. Bagi lansia, rutin  jalan kaki dan shalat tahajud itu sudah sangat baik untuk menjaga kebugaran,” sebut Rusdi.

‘Tahajud, saya menyebutnya olahraga kamar, yaitu bangun jam 2 atau jam 3 pagi kemudian mandi dan shalat. Itu manfaatnya luar biasa,” Direktur RS UAD tersebut.

Selain itu, kegiatan sehat yang digelar di halaman rumah sakit ini, juga dimaksudkan sebagai media sosialisasi dan promosi instansi pelayanan kesehatan milik Persyarikatan ini. Mengingat, Rusdi mengatakan, rumah sakit ini masih baru dan butuh pengembangan-pengembangan.

Kemeriahan acara memang nampak dari banyaknya peserta yang turut serta dalam lomba ini. Basar Riyanti Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan, ada 30-an kelompok peserta lansia yang mengikuti lomba senam. Masing-masing kelompok terdiri minimal lima orang. “Acara ini wujud perhatian kami kepada lansia, karena memang lansia termasuk prioritas dalam pelayanan kami,” terangnya.

Sebenarnya, Basar melanjutkan, kegiatan senam rutin diadakan rumah sakit dalam sepekan. Berangkat dari kegiatan rutin tersebut kemudian muncul ide untuk lebih memeriahkannya lagi. “Jadi lomba senam lansia ini kita adakan, dan sepertinya baru RS UAD yang mengadakan khusus lansia,” ujarnya.

Walau terbilang masih baru, tapi aktivitas rumah sakit sudah sangat ramai. Basar menyebutkan, dalam sehari, untuk layanan berobat rawat jalan rata-rata pengunjung (pasian) mencapai 80-an orang. “Tapi kami harus terus meningkatkan mutu pelayanan kami, untuk hasil yang lebih baik lagi. Mohon doanya,” tutup Basar. (gsh).

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles