Smart Children Camp Bangun Karakter Siswa

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Majalah Suara Muhammadiyah Kembali

https://www.youtube.com/watch?v=aVUV2i1xMD0 YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dua bulan ternyata terlalu lama untuk ditunggu, ketika setiap hari hanya menumpuk...

Teliti Parenting Kecerdasan Majemuk, Dosen Unmuh Ponorogo Raih Gelar Doktor

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Anak adalah amanah Allah SWT yang wajib dijaga dan diasuh dengan sebaik-baiknya. Sejak pertama kali dilahirkan seorang anak...

Rektor UNMUHA: PTMA Harus Punya Branding yang Kuat

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah – Unmuha adalah salah satu perguruan tinggi yang merupakan penyumbang pemikiran pendidikan di Indonesia. Universitas Muhammadiyah Aceh memproritaskan...

Saatnya Melangkah Berjamaah

Sudah lelah kita berwacana…Sudah lelah kita berdebat……Sudah lelah kita saling bersaing antar sesama…..Sudah lelah kita saling bermain sendiri-sendiri… KINI...

Lima Poin Pernyataan PP Muhammadiyah terkait New Normal

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan pernyataan sikap terkait dengan pemberlakuan New Normal. Berbagai pemberitaan dan pernyataan Pemerintah tentang “new...
- Advertisement -

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 162 siswa kelas IV dan V yang tergabung dalam kepanduan Hizbul Wathan Qabilah SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Solo mengadakan kegiatan perkemahan Smart Children Camp (SCC) 7 di Taman Nglorogrejo, Karanganom, Klaten, Jumat-Sabtu (1-2/11).

Kegiatan ini mengangkat tema “Perkemahan Mengajariku Berani dan Teguh Hati”. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah menciptakan sikap disiplin, mandiri, dan tanggung jawab.

“Kegiatan ini merupakan program tahunan sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter kedisiplinan, kemandirian, dan rasa tanggung jawab,” kata ketua panitia kemah, Testa Nur Hardiyono.

Selama perkemahan, peserta yang terbagi menjadi enam belas kuntum (regu) ini mengikuti beragam kegiatan yang dilombakan. Perlombaan tersebut meliputi, yel-yel, baris-berbaris, pengenalan tanaman obat keluarga, pentas seni dalam api unggun, dan ketangkasan saat wide game.

Salah seorang peserta kemah, Muhammad Alfa Rizky, mengaku senang dengan kegiatan ini karena merupakan pengalaman pertama mengikuti perkemahan. “Saya sangat senang saat saat kegiatan api unggun dan pentas seni,” ungkapnya.

Muhamad Arifin, selaku Wakasek Kesiswaan dan Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo mengungkapkan bahwa kegiatan kemah ini bersifat wajib bagi siswa kelas IV dan V sebagai upaya mendidik siswa supaya kuat fisik dan mentalnya.

“Selama enam tahun sekolah, para siswa diwajibkan mengikuti dua kali perkemahan saat kelas IV dan V,” ungkapnya.

Arifin menggarisbawahi pentingnya penanaman karakter disiplin, mandiri, dan tanggung jawab sejak dini sebagai bekal menghadapi masa depan yang penuh tantangan. “Karakter tersebut merupakan soft skill yang harus dikuasai siswa kami sebagai antisipasi menghadapi masa depan,” imbuhnya.

Kegiatan diakhiri dengan upacara penutupan sekaligus pengumuman para juara dan penyerahan piala sebagai bentuk apresiasi sekolah atas kerja keras para siswa. (M Arifin)

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -